Ramadan, Umat Islam Sudah Boleh Tarawih Berjemaah Masjid Nabawi

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan izin pembukaan kembali Masjid Nabawi untuk jemaah yang akan melaksanakan salat tarawih berjemaah di bulan Ramadan nanti.

Presiden Urusan Dua Masjid Suci Saudi, Sheikh Abdulrahman Al Sudais berkaya, meski sudah dibuka kembali, masyarakat tetap harus mematuhi dengan ketat protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Salat Tarawih akan dilakukan di Masjid Nabawi selama bulan suci Ramadan bersama dengan salat wajib,” kata Al Sudais, seperti dikutip pada Sabtu 20 Maret 2021.

Selain tarawih, pengelola masjid juga tengah menyiapkan beberapa hal lain, seperti program hingga penanganan krisis mulai bulan Syakban, Ramadan hingga tiba Idul Fitri 1 Syawal mendatang.

Nantinya Masjid Nabawi akan ditutup selama setengah jam setelah salat Tarawih dan akan dibuka kembali dua jam sebelum salat Subuh, kecuali 10 hari terakhir Ramadan di mana masjid akan dibuka 24 jam.

Kapasitas total jamaah yang boleh masuk area Masjid Nabawi adalah 60.000 orang dalam sekali waktu dengan pemberlakuan jarak sosial. Angka itu terbagi 45 ribu di dalam masjid dan 15.000 di luar masjid.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Negara Hadir Menjamin Keamanan Jemaah Haji di Tengah Ketegangan Dunia

Oleh: Rian Hakim )*Ketegangan geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidakmengurangi komitmen pemerintah dalam memastikan penyelenggaraanibadah haji 2026 berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruhjemaah Indonesia. Pemerintah terus memperkuat koordinasi denganotoritas Arab Saudi serta menyiapkan berbagai langkah antisipatif agar situasi global tidak mengganggu pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.Fokus utama pemerintah saat ini tidak hanya pada kelancaranoperasional haji, tetapi juga perlindungan menyeluruh terhadap jemaahsejak keberangkatan hingga kepulangan. Di tengah dinamika konflikinternasional, negara hadir memberikan jaminan keamanan melaluidiplomasi, penguatan sistem perlindungan, hingga peningkatan koordinasilintas lembaga.Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memastikan kondisi keamanan tetap terkendali dan pelaksanaan haji berjalan lancar. Menurutnya, pemerintah Arab...
- Advertisement -

Baca berita yang ini