PSG Singkirkan Bayern, Begini Kata Pochettino

Baca Juga

MATA INDONESIA, PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) melangkah ke semifinal Liga Champions menyingkirkan juara bertahan Bayern Muenchen. Mauricio Pochettino memuji para pemainnya.

Berlaga pada leg kedua perempatfinal Liga Champions, Rabu 14 April 2021 dini hari WIB di Parc des Princes, PSG kalah dengan skor 0-1. Gol tunggal Bayern dicetak Eric Maxim Choupu-Mouting.

Agregat kedua tim sama kuat 3-3 setelah PSG menang 2-3 pada leg pertama. Tapi, Neymar dkk. unggul agresivitas gol tandang. Alhasil, Les Parisiens berhak lolos ke semifinal untuk kedua kali secara beruntun.

“Pertandingan yang sangat berat dan saya sangat bahagia karena para pemain pantas mendapatkan pujian. Kami turut bahagia untuk mereka, klub, dan presiden,” kata Pochettino, dikutip dari BBC, Rabu 14 April 2021.

“Setelah tiga bulan bekerja di sini, kami menikmati momen ini dan ketika berhasil lolos ke semifinal, maka ini adalah hal yang luar biasa bagi kami,” ujarnya.

“Ketika Anda berada di pinggir lapangan, dekat dengan lapangan, tak mudah menikmatinya, tapi saya berusaha tampak tenang, padahal dalam hati saya stres. Itulah tipe adrenalin yang Anda sukai,” ungkapnya.

Dua musim lalu Pochettino melaju ke final Liga Champions bersama Tottenham Hotspur. Kini, pelatih asal Argentina punya kans ke final lagi dengan PSG.

“Ini pertandingan luar biasa. Anda bisa melihat kualitas dan para pemain bekerja keras. Saya sangat bahagia karena tugas kami adalah membuat pemain berbakat yang ada bekerja sebagai tim,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini