Program Pendidikan Afirmasi di Papua Tinggi Peminat

Baca Juga

MATA INDONESIA, PAPUA – Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait mengatakan, antusias masyarakat dan pelajar di Bumi Cenderawasih yang mengikuti program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) tahun 2021 terbilang tinggi.

“Jadi rata-rata setiap kabupaten dan kota mengirimkan 12 orang siswa atau pelajar, meskipun ada yang di bawah, beberapa wilayahnya terbilang tinggi jumlahnya,” ucap Christian, Senin, 21 Juni 2021.

Hal tersebut berdasarkan tingginya angka pendaftar. Menurut Christian, untuk Kota dan Kabupaten di Jayapura, masing-masing jumlah pendaftar mencapai 121 orang dan di atas 40 orang.

“Hal ini membuktikan bahwa sosialisasi yang telah kami lakukan berhasil. Di mana minat anak-anak untuk mengikuti program ADIK dan ADEM semakin meningkat dari tahun ke tahun,” sambungnya.

Tingginya pendaftar tahun ini, diakui Christian membuat pihaknya kewalahan untuk mengakomodir setiap peserta, baik dari kabupaten atau kota di seluruh Papua.

“Tahun ini, kuota untuk program ADIK dan ADRM masing-masing mencapai 450 orang,” ungkapnya.

Christian menambahkan bahwa dua program ini diutamakan untuk anak-anak dengan kemampuan ekonomi rendah, sehingga dapat tetap menikmati bangku pendidikan sebagaimana anak-anak di Indonesia pada umumnya.

“Kami juga mengingatkan agar tidak ada praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam pendaftaran program ADIk dan ADEM di kabupaten serta kota se-Papua,” tuntasnya.

Untuk diketahui, untuk meningkatkan akses dan pemerataan kesempatan Pendidikan bagi semua lapisan masayarakat Indonesia, maka pemerintah melalui KEMENRISTEKDIKTI-RI mengadakan sebuah program beasiswa yang dikenal sebagai Program Afirmasi.

Program ini membuka kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh anak-anak yang tinggal di daerah-daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal), orang asli Papua (OAP) dari Papua dan Papua Barat serta anak-anak TKI yang bekerja di luar negeri agar bisa mengecap pendidikan tinggi di jenjang universitas dan tujuan akhir adalah menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.

Program ADIK telah dilakukan sejak Tahun 2014, dan pada tahun 2021, kuota untuk Provinsi Papua adalah sebanyak  631 orang , terdiri dari 350 Orang  seleksi OAP umum, 256 siswa Program ADEM yang lulus dan lanjut ke Program ADIK dan 25 Orang Mandiri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Gencarkan Pembangunan di Papua Sebagai Amanat Undang-Undang

Pemerintah Indonesia telah mengintensifkan upaya pembangunan di Papua sebagai bagian dari amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua yang telah diperbarui...
- Advertisement -

Baca berita yang ini