Produktivitas Rumput Laut di Jailolo Terus Digeber untuk Penuhi Kebutuhan Pasar

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Produktivitas rumput laut dari perairan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara terus didorong untuk lebih ditingkatkan lagi. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor.

“Kalau potensi di sini bagus jadi ya dikembangkan saja. Kalau produksi makin bagus, semakin besar, makin sejahtera,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Wahyu Trenggono pada kunjungannya di lokasi budidaya Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan budidaya rumput laut di perairan Jailolo terus tumbuh sejak 2017 silam. Dari yang semula hanya digeluti oleh 10 pembudidaya, kini mencapai sekitar seratusan.

Hasil produksi tertingginya mencapai 600 ton basah dan 60 ton kering pada 2019. Rumput laut Jailolo sebagian besar dipasarkan di Surabaya, Jawa Timur. Bahkan rumput laut dari kelompok budidaya itu, selalu mendapat tawaran kerja sama dari investor domestik.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri KP Trenggono menyerap aspirasi para pembudidaya, salah satunya mengenai penyakit yang menyerang rumput laut pada 2020.

Menanggapi itu, Menteri KP Trenggono langsung meminta jajarannya untuk memperkuat pendampingan sehingga persoalan penyakit bisa terselesaikan, termasuk dalam hal pencegahan. Penelitian segera dilakukan termasuk penyiapan teknologi untuk mendukung kegiatan budidaya.

“Kita siap dari pusat membantu. Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon bekerja sama dengan pemerintah daerah, dinas di sini, bantu dan dampingi agar potensinya dapat dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Menteri KP Trenggono mendorong kegiatan budidaya rumput laut di Jailolo terus tumbuh, sebab potensinya yang masih sangat besar, baik lahan maupun pasar.  Dari 100 persen potensi lahan, yang baru termanfaatkan sekitar 10 persen. Kemudian rumput laut termasuk dalam komoditas ekspor unggulan Indonesia bersama udang dan tuna cakalang. Nilai ekspornya sepanjang tahun lalu mencapai 345 juta US Dollar.

Rumput laut juga merupakan salah satu komoditas budidaya berorientasi ekspor yang sedang digenjot produktivitasnya, sesuai dengan program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2021-2024. Selain rumput laut ada juga udang, lobster, dan kepiting.

Untuk mendukung berkembangnya budidaya rumput laut di Jailolo, KKP memberikan bantuan sarana budidaya berupa kebun bibit rumput laut (KBRL) serta pendampingan oleh penyuluh perikanan kepada para pembudidaya. Selain itu KKP siap memberikan pinjaman modal melalui BLU LPMUKP.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Retreat Momentum Kepala Daerah Ciptakan Sinergitas dan Singkirkan Ego Politik

Oleh : Dwi Cahya Alfarizi )* Retreat Kepala Daerah yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang menjadi langkah strategis dalam...
- Advertisement -

Baca berita yang ini