Polri Bangun Polres-Polsek di IKN Mulai 2023

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mabes Polri akan membangun polres, polsek, hingga satuan Brimob di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2023. Di tahun ini menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo pihaknya masih akan fokus pada proses penggodokan hingga pengusulan pembangunan beberapa fasilitas pengamanan milik Polri di IKN.

Untuk pembangunan, kata Dedi, rencananya pada tahun 2023. Opsi tersebut sebagai bentuk persiapan Polri jelang pesta demokrasi pada 2024 mendatang. ”Pembangunan Polres-Polsek di IKN berjalan tahun depan (2023),” ujar Dedi, Minggu 19 Juni 2022.

Untuk saat ini, Polri, menurut Dedi telah menyiapkan konsep untuk pembangunan Polres khusus yang akan bertempatkan di IKN. Selain fasilitas Polres dan Polsek, Dedi menyebut sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun telah mengukuhkan anggota Brimob yang nantinya akan ditempatkan di IKN.

Nantinya, kata dia, Brimob di IKN akan berada di bawah instruksi langsung salah seorang Pati Bintang 1. Melalui pengukuhan serta penempatan Brimob di IKN diharapkan Polri agar hal itu dapat melengkapi sistem serta fasilitas pengamanan di IKN. Sehingga proyek IKN nantinya dapat berjalan sesuai rencana yang dilakukan oleh Pemerintah.

“Brimob salah satunya ditempatkan di IKN. Nanti akan dipimpin oleh pati Bintang 1 dalam rangka untuk mengamankan penguatan IKN agar IKN betul-betul sesuai dengan timeline yang sudah ditetapkan pemerintah,” kata Dedi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini