Penahanan Iran terhadap Warga AS adalah Bencana Kemanusiaan

Baca Juga

MATA INDONESIA, WASHINGTON – Penasihat Keamanan Gedung Putih, Jake Sullivan mengungkapkan bahwa Amerika Serikat mulai berkomunikasi dengan Iran atas penahanan warga AS di negara tersebut.

Sebagai catatan, Iran telah menangkap lusinan warga negara ganda, termasuk beberapa orang Amerika dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar atas tuduhan spionase. Sejumlah aktivis hak asasi manusia menuduh Teheran sengaja menggunakan penahanan demi memenangkan konsesi dari negara lain, namun Iran menepis tuduhan tersebut.

“Kami tidak akan menerima proposisi jangka panjang di mana mereka terus menahan orang Amerika dengan cara yang tidak adil dan melanggar hukum. Penangkapan ini adalah bencana kemanusiaan,” kata Jake Sullivan.

“Prioritas signifikan dari pemerintah Joe Biden adalah membuat warga Amerika pulang dengan selamat,” kata Jake Sullivan, melansinr CBS News.

Sullivan kemudian membahas seputar Pakta Nuklir Iran 2015, di mana Presiden Joe Biden berencana membawa AS kembali ke perjanjian tersebut, dengan syarat Teheran kembali patuh. Bukan hanya itu, AS di bawah pemerintahan Biden juga memastikan akan mencabut sanksi yang melumpuhkan sektor ekonomi Teheran.

“Iran belum menanggapi,” ungkap Sullivan.

Washington dan Teheran berselisih tentang siapa yang harus mengambil langkah pertama untuk menghidupkan kembali Pakta Nuklir Iran 2015. Kementerian Luar Negeri Iran sebelumnya menegaskan kembali bahwa AS tidak akan dapat bergabung kembali dengan pakta nuklir sebelum mencabut sanksi.

Sementara Washington mengatakan bahwa Teheran yang seharusnya kembali ke kepatuhan. Sebagaimana diketahui, di bawah Pakta Nuklir Iran 2015 antara Iran dan enam negara besar, Teheran setuju untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan keringanan sanksi ekonomi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini