Olimpiade Tokyo Dapat Dukungan Kuat Cina

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemerintah Cina memberi dukungan penuh untuk terselenggaranya Olimpiae Tokyo, yang sempat tertunda dan terancam batal lagi karena pandemi Covid-19.

Dukungan ini disampaikan langsung Presiden Cina Xi Jinping kepada Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach, Jumat 7 Mei 2021.

Xi mengatakan kepada Bach, bahwa Cina siap berkoordinasi dengan IOC dan mendukung penyelenggaraan Olimpiade Tokyo.

Kemudian, Xi juga menyebut, Cina percaya diri menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022 sesuai jadwal meskipun ada pandemi virus corona baru. Dukungan tersebut disampaikan ketika muncul sebuah petisi daring yang menyerukan agar Olimpiade dibatalkan.

Petisi tersebut telah mengumpulkan hampir 200.000 tanda tangan dalam beberapa hari terakhir. Dukungan secara daring untuk pembatalan Olimpiade itu muncul di tengah kekhawatiran publik yang kian besar atas penyelenggaraan Olimpiade dalam masa pandemi.

Perusahaan farmasi raksasa yang berbasis di AS, Pfizer Inc, dan mitranya dari Jerman BioNTech SE pada Kamis mengumumkan kesepakatan mereka dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk mendonasikan vaksin mereka guna membantu memvaksinasi mereka yang berpartisipasi dalam Olimpiade.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bonus Hari Raya Ojol, Kesejahteraan Bagi Gig Worker

Oleh: Alexander Royce*) Transformasi ekonomi digital Indonesia dalam satu dekade terakhir telah melahirkan jutaanpekerja sektor informal berbasis aplikasi atau gig worker. Di antara mereka, pengemudi ojek online (ojol) menjadi tulang punggung mobilitas dan distribusi barang, terutama di momen-momen krusial seperti Ramadan dan Idulfitri. Tahun ini, kabar mengenai pencairan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojol menjadi angin segar yang tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional. Langkah pemerintah memastikan kembali pemberian Bonus Hari Raya bagi pengemuditransportasi daring menunjukkan keberpihakan yang nyata terhadap pekerja sektor informal digital. Kebijakan ini relevan dengan situasi terkini, di mana daya beli masyarakat menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran 2026. Dengan lebih dari 850 ribupengemudi yang dipastikan menerima bonus tahun ini, dampaknya tidak bisa dipandang sebelahmata. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memastikan bahwa para pengemudi ojol kembalimendapatkan Bonus Hari...
- Advertisement -

Baca berita yang ini