Menpora Usul Stadion Gelora Bung Tomo Jadi Tempat Pembukaan Piala Dunia U-20

Baca Juga

MATA INDONESIA, SURABAYA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengusulkan Stadion Gelora Bung Tomo jadi tempat pembukaan Piala Dunia U-20. Tapi, Zainudin menyerahkan semuanya pada FIFA.

Jumat 18 September 2020, Zainudin sebagai Ketua INAFOC dan Wakil Ketua INAFOC Iwan Budianto melakukan rangkaian meninjau kesiapan Stadion Utama Gelora Bung Tomo dan Lapangan penunjang lainnya.

Secara keseluruhan Zainudin puas dengan kesiapan Surabaya menyambut Piala Dunia U-20 tahun depan. Beberapa rangkaian kunjungan venue yang dilakukan Zainudin dan rombongan dimulai dari Stadion Gelora Bung Tomo.

Di tempat tersebut, Zainudin langsung mendapat penjelasan secara detail bagaimana progres pembenahan. Yang paling membuat Zaindin puas, akses jalan menuju GBT yang semula banyak orang meragukan ternyata sudah disiapkan dengan baik, salah satunya dibangun lima akses jalan baru yang menuju Stadion GBT.

“Iya hari ini saya sudah meninjau stadion utama GBT hingga lapangan pendukung untuk latihan peserta Piala Dunia U-20 tahun depan, seperti Lapangan THOR, Gelora 10 Nopember, dan Stadion Bangkalan, Madura,” kata Zainudin.

“Kalau saya lihat dari kesiapan Surabaya menyambut Piala Dunia U-20, saya rasa layak untuk dijadikan tempat pembukaan. Tapi semua tergantung oleh FIFA, mungkin kita hanya bisa merekomendasikan,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini