Masyarakat Harus Pakai Masker Selama Beraktivitas

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Masyarakat harus tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) selama Ramadan. Pasalnya, penularan virus terjadi dari orang ke orang.

Imbauan ini keluar dari Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Ede Surya Darmawan. ”Ketika beribadah, melakukan aktivitas sosial, dan melakukan perjalanan. Idealnya tetap menggunakan masker sebagai perlindungan utama karena menjaga jarak cenderung sulit dilakukan,” kata Ede,  Minggu, 10 April 2022.

Menurut Ede masker yang ideal, yakni masker medis tiga lapis. Masyarakat bisa mempertebal perlindungan dengan memakai masker kain.

“Tapi harus dengan prinsip menggunakan masker dengan baik seperti menutupi hidung dan mulut dengan benar,” jelas dia.

Ede menyebut melepas masker juga tidak bisa sembarangan. Masyarakat juga tidak menyentuh bagian dalam atau luar masker lantaran sudah terkontaminasi bakteri.

“Penting menjaga diri dan lingkungan sekitar, agar tidak memicu lonjakan kasus setelah periode libur nanti,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini