Manchester City Susah Payah Kalahkan Sheffield United

Baca Juga

MATA INDONESIA, SHEFFIELD – Manchester City harus bekerja keras meraih kemenangan atas Sheffield United. The Citizens menang tipis dengan skor 1-0.

Berlaga di Brahmall Lane, Sabtu 31 Oktober 2020, City tampil menyerang sejak menit awal. Peluang demi peluang didapat anak asuh Pep Guardiola. Tandukan Ferran Tores di menit ketujuh masih bisa digagalkan kiper Sheffield, Ramsdale.

Kemudian, sepakan kaki kari Laporte di menit ke-13 masih melenceng dari gawang. Menit ke-23, Torres mengancam lagi, tapi bola hasil sepakannya bisa digagalkan Ramsdale lagi.

Usaha City baru membuahkan hasil di menit ke-28. Memanfaatkan umpan De Bruyne, tendangan setengah voli Walker dari luar kotak penalti gagal dibendung Ramsdale.

Di babak kedua, City tetap tampil dominan. Banyak peluang yang tercipta, seperti yang dipunya Torres menit ke-52. Torres berusaha mencungkil bola melewati Ramsdale, tapi gagal.

Menit ke-58, Rasmdale beraksi lagi. Kali ini dia menggagalkan tendangan bebas yang dilakukan Mahrez. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain

Sheffield United: Aaron Ramsdale; Chris Basham, John Egan, Enda Stevens; George Baldock, Sander Berge, Ethan Ampadu, Ben Osborn, Max Lowe; Rhian Brewster, Oli McBurnie.

Manchester City: Ederson; Kyle Walker, Ruben Dias, Aymeric Laporte, Joao Cancelo; Bernardo Silva, Rodri, Kevin De Bruyne; Riyad Mahrez, Ferran Torres, Raheem Sterling.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Employment from the Village: Koperasi Merah Putih dan Ekonomi Kerakyatan

Oleh : Pratama Dika SaputraGagasan membangun ekonomi nasional dari desa kembali menemukan momentumnya melalui program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah. Dalam konteks ketimpanganpembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah, pendekatan berbasis desa menjadi strategi yang tidak hanya relevan, tetapi juga mendesak. Desa bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki potensi besar dalammenciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong kemandirian nasional. Program Koperasi Merah Putih menjadi representasi nyata dari upaya tersebut, denganorientasi pada penciptaan employment from the village yang berbasis ekonomi kerakyatan.Target ambisius pemerintah untuk membangun lebih dari 25 ribu koperasi dalam waktu singkatmencerminkan keseriusan dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa koperasi harus menjadi institusi ekonomi yang nyata, bukan sekadar formalitas administratif. Oleh karena itu, koperasi dirancang memiliki fasilitaslengkap seperti gudang, alat pendingin, hingga kendaraan distribusi agar mampu beroperasisecara efektif dan efisien. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokuspada kuantitas, tetapi juga kualitas kelembagaan yang mampu menjawab kebutuhan riilmasyarakat desa.Kehadiran koperasi sebagai agregator ekonomi desa memiliki implikasi besar terhadappenciptaan lapangan kerja. Dengan memotong rantai distribusi yang panjang, koperasi dapatmeningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka peluang kerja baru di sektorlogistik, pengolahan, hingga pemasaran. Model ini memungkinkan masyarakat desa untuk tidaklagi bergantung pada pusat-pusat ekonomi di kota, melainkan menciptakan ekosistem ekonomiyang mandiri di wilayahnya sendiri. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menekanurbanisasi serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.Lebih jauh, Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai solusi terhadap persoalan klasik yang dihadapi petani dan nelayan, yakni keterbatasan akses pasar dan pembiayaan. Dengan adanyalayanan simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga fasilitas penyimpanan seperti cold storage, koperasi dapat menjadi tulang punggung bagi sektor produktif di desa. Hal ini sejalan denganupaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, yang sangatbergantung pada optimalisasi potensi daerah.Namun demikian, skala besar program ini juga menghadirkan tantangan yang tidak kecil. Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangatditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini