Khilafathul Karawang Akui Konvoi Khilafah di Wilayahnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, KARAWANG – Konvoi motor yang dilakukan organisasi yang menamakan Khilafathul Muslimin diakui pengurusnya. Salah satu pengurus Khilafathul Muslimin wilayah Karawang, Abdullah Abdurrahman membenarkan konvoi tersebut pada Minggu 29 Mei 2022.

Menurut Abdullah, konvoi itu diikuti 140 anggota dan dipimpin Hadi Salam sebagai pimpinan Khilafathul Muslimin Karawang.

Konvoi motor tersebut membawa pesan dakwah Khilafah yang diselenggarakan secara serentak di setiap wilayah di Indonesia.

”Konvoi motor ini memang rutin sudah kami lakukan sejak 2019, Adapun di Karawang kami lakukan pada hari Ahad (Minggu,Red). Itu juga setengah hari,” katanya.

Rute konvoi motor yang dilalui yaitu titik kumpul di Perum Regency, Kota Baru, Kab Karawang dan berakhir di Masjid Al Akasia, Klari.

”Selama konvoi, kami sama sekali tidak mengganggu kondusifitas. Hal tersebut sudah kami tekankan ke seluruh anggota. Selain konvoi kita juga membagikan ‘maklumat’ yang berisi seputar dakwah Khilafah,” katanya.

Khilafathul Muslimin di Karawang ini sudah berdiri sejak 200. Sampai saat ini memiliki anggota berjumlah 680 orang.

Organisasi ini mulai mencuat namanya usai konvoi motornya viral di sosial media.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini