Khabib Lirik Peluang Jadi Pelatih Usai Pensiun

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah menyatakan pensiun sebagai petarung MMA pada Minggu 25 Oktober 2020 dinihari WIB, Khabib Nurmagomedov berencana kembali ke octagon atau ring UFC selanjutnya.

Namun, ia akan kembali bukan sebagai petarung, melainkan pelatih. Khabib sudah berjanji kepada pelatihnya, Javier Mendez, usai menumbangkan Justin Gaethje di UFC 254, yang menjadi laga terakhir petarung asal Dagestan, Rusia itu di ring.

Dalam sebuah video, Mendez bertanya kepada Khabib, apa yang akan ia lakukan setelah pensiun. Kemudian, Khabib menjawab, bahwa banyak generasi muda yang perlu didampingi.

Kemudian, Khabib berjanji akan membantu Mendez untuk menyiapkan para petarung muda di arena UFC.

“Aku akan membantu kamu, seperti biasa. Sudah berapa tahun saya membantu kamu?” ujar Khabib kepada Mendez yang kemudian dijawab sang pelatih, “Sudah bertahun-tahun yang lalu.”

Diketahui, Mendez adalah sosok penting bagi Khabib. Selain oleh sang ayah yang sudah meninggal, Khabib ditempa di gym American Kickboxing Academy milik Mendez sejak 2012 lalu, hingga kini ia menjadi petarung tak terkalahkan dengan rekor 29-0.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini