Kapolda dan Kasdam Jaya Datangi Markas FPI

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Kasdam Jaya Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa mendatangi Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kedatangan kedua jenderal tersebut untuk melihat proses rapid tes massal gratis yang dilakukan Biddokkes Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya. Rapid tes dilakukan di SD Petamburan 1, Jalan Petamburan IV, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu 22 November 2020.

Pelaksanaan rapid test massal ini dilakukan untuk melacak kasus virus corona.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Metro Jaya meminta kepada para warga untuk saling memberikan informasi mengenai rapid test gratis tersebut. Warga yang hendak mengikuti tes diharap merapat ke SDN Petamburan 01.

“Nanti kasih tahu warga lain kalau mau memastikan dirinya sehat atau tidak. Teman-teman dari Polda tujuannya untuk memastikan warga sehat,” kata Fadil.

Sebelum meninggalkan lokasi, keduanya membagikan sembako kepada warga yang telah mengikuti rapid test gratis.

Diketahui, buntut adanya kerumunanan pendukung Habib Rizieq Shihab di Petamburan, dikhawatirkan menjadi klaster penularan Covid-19. Merujuk data Satgas Covid-19, terdapat tujuh orang yang terkonfirmasi positif virus corona di wilayah Petamburan.

Klaster Petamburan itu didapati pihak Satgas Covid-19 setelah melakukan tes usap (swab) terhadap 15 orang, termasuk kepada Lurah Petamburan Setiyanto.

Ketua RT 09/RW 04, Petamburan IV, Hambali, mengungkapkan, hingga menjelang pukul 16.00 WIB tadi, tercatat hanya lima orang yang mengikuti rapid test. “Banyak warga yang enggak mau datang,” ujar Hambali.

Padahal, kata Hambali, saat tablig akbar dan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, banyak warganya yang hadir dan mengikuti kegiatan itu. Meski jumlahnya tidak banyak, namun Hambali yakin keberadaan warganya berpotensi menyebarkan Covid 19. “Warga saya ada 300 orang,” katanya.

Hambali melanjutkan, sebelum rapid test digelar, pihaknya telah mengumumkan terkait kegiatan itu kepada warga. Ajakan untuk mengikuti rapid test juga telah disampaikan melalui pengeras suara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini