Juventus Balas Kekalahan dari Inter, Begini Kata Pirlo

Baca Juga

MATA INDONESIA, MILAN – Juventus membalas kekalahan di Serie A lawan Inter Milan. Pelatih Antonio Conte meneyebut, anak asuhnya sudah memetik pelajaran dari kekalahan sebelumnya.

Bertanding pada leg pertama semifinal Piala Italia di Giuseppe Meazza, Rabu 3 Februari 2021 dini hari WIB, Juventus mengalahkan Inter dengan skor 2-1.

Juventus tertinggal dulu melalui gol Lautaro Martinez. Mereka bisa membalikkan kedudukan berkat dua gol Cristiano Ronaldo. Hasil ini membalas kekalahan Bianconeri lawan Nerazzurri di Serie A. Kala itu Juventus kalah 0-2.

“Kami bukan seperti Juventus biasanya saat kalah lawan Inter di Serie A, kami hanya terpeleset. Tapi kekalahan itu menjadi pelajaran berharga dan berusaha tak mengulangi lagi kesalahan tersebut,” kata Pirlo, dikutip dari Football Italia, Rabu 3 Februari 2021.

“Ini baru semifinal leg pertama, kami belum dapat apa-apa. Setidaknya hasil pertandingan ini membuktikan kami sangat konsentrasi dan siapa pun kesulitan melawan kami. Kami tahu kekuatan sendiri,” ujarnya.

“Tak mudah mempertahankan intensitas ketika hampir bertandingan setiap hari. Saya melihat reaksi bagus dari pemain setelah tertinggal lebih dulu,” ungkapnya.

Semifinal leg kedua Piala Italia akan digelar pada 9 Februari 2021 di Allianz Stadium. Juventus minimal butuh hasil imbang untuk maju ke final.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Indonesia-Singapura dan Jalan Baru Kemitraan Investasi Strategis

Oleh: Ferry Permahadi)*Hubungan Indonesia dan Singapura selama beberapa dekade telah berkembangmenjadi salah satu kemitraan bilateral paling penting di kawasan Asia Tenggara. Selain karena kedekatan geografis, intensitas kerja sama yang terus meningkat juga menjadikan kedua negara memiliki kepentingan strategis untuk memperkuatkolaborasi jangka panjang.Di tengah dinamika ekonomi global yang dipenuhi ketidakpastian, penguatankemitraan bertujuan untuk membangun ekosistem investasi, perdagangan, dan pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap kesepakatan strategis yang dihasilkan memiliki arti penting bagiarah pertumbuhan ekonomi kawasan.Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Singapura memasuki fase baru yang lebih konkret melalui berbagai kesepakatan yang dihasilkan dalam Leaders' Retreat bersama Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong. Menurutnya, pertemuan tersebut menghasilkan puluhan kerja sama strategisyang mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, investasi, energi, pertahanan, hingga pengembangan sumber daya manusia.Ia memandang bahwa hubungan kedua negara bukan hanya menjaga komunikasidiplomatik, tetapi diarahkan untuk menghasilkan implementasi nyata yang mampumemperkuat daya saing ekonomi nasional. Berbagai kesepakatan yang dicapaimenunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjawab tantangan global melaluikolaborasi yang saling menguntungkan.Presiden Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia memandang Singapura sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam pembangunan ekonominasional. Kepercayaan yang terus terbangun selama bertahun-tahun menjadi modal kuat untuk memperluas kerja sama pada sektor-sektor baru yang memiliki nilaitambah tinggi.Komitmen tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia usaha dan investor internasional. Sebab, ketika hubungan antarnegara dibangun di atas kepercayaandan kepastian kerja sama, iklim investasi akan menjadi lebih kondusif sehinggamampu mendorong masuknya modal baru yang mendukung penciptaan lapangankerja.Bagi Indonesia, kerja sama investasi bukan sekadar menghadirkan aliran modal, tetapi juga membuka akses terhadap teknologi, peningkatan kapasitas sumber dayamanusia, serta pengembangan industri bernilai tambah. Sebaliknya, bagi Singapura, Indonesia menawarkan pasar yang besar dan peluang investasi jangka panjang.Pandangan serupa disampaikan Perdana Menteri...
- Advertisement -

Baca berita yang ini