Jokowi: Mau Jogging atau Bersepeda Selalu Pakai Masker

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk patuh menjalankan protokol kesehatan untuk melindungi diri dari Covid-19. Terutama, menggunakan masker.

“Jangan ada ruang untuk tidak menggunakan masker. Hanya dengan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan, kita terhindari dari Covid-19,” kata Jokowi melalui akun Instagramnya, Sabtu 18 Juli 2020.

Ia mengatakan sudah menjadi kewajiban bagi masyarakat untuk peduli, jika keluar rumah masyarakat harus menggunakan masker. “Hendak jogging atau bersepeda? pakai masker,” katanya.

Selain protokol menggunakan masker, masyarakat juga harus menjaga jarak aman minimal satu atau dua meter. Selain itu, masyarakat perlu mencuci tangan secara rutin dengan sabun di air mengalir minimal 20 detik.

Berdasarkan data Gugus Tugas Nasional Sabtu 18 Juli 2020, kemarin, total kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 84.882 orang. Terjadi peningkatan sebanyak 1.752 kasus baru.

Ada lima provinsi yang tak melaporkan penambahan kasus corona antara lain, Aceh, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Sulwesi Tengah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini