Innalillah, Putra Mahkota Saudi Bertemu PM Israel?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dikabarkan telah bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di sela-sela kunjungan Menlu AS Mike Pompeo, baru-baru ini.

Namun, kabar itu ditepis oleh Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan melalui akun Twitter-nya pada Senin 23 November 2020.

“Saya telah melihat laporan pers tentang pertemuan antara HRH Putra Mahkota dan pejabat Israel selama kunjungan baru-baru ini oleh @SecPompeo,” kata Pangeran Faisal, seperti dikutip dari AFP.

“Tidak ada pertemuan seperti itu. Satu-satunya pejabat yang hadir adalah orang Amerika dan Saudi,” ujarnya menambahkan.

Namun, di sisi lain, ada laporan dari Reuters, bahwa Netanyahu diam-diam terbang ke Saudi pada Minggu 22 November 2020, memanfaatkan momen pertemuan antara Pompeo dan para petinggi kerajaan Saudi.

Bahkan, laporan radio Israel, Kan dan Army Radio menyebut, selain bertemu Putra Mahkota Saudi, Netanyahu juga sempat menyambangi Pompeo. Meskipun, tak disebutkan apa saja yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini