Ini yang Perlu Kamu Tahu tentang Masa Inkubasi Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Banyak orang yang belum mengetahui dengan tepat soal masa inkubasi Covid-19. Faktor umumnya terjadi karena banyak informasi keliru yang diterima, sehingga menimbulkan kebingungan atau perbedaan data.

Nah, soal masa inkubasi Covid-19, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah 2 hingga 14 hari. Paling umum, inkubasi virus sekitar 5 hari.

Masa inkubasi ini muncul 2 hingga 14 hari setelah kamu terpapar. Ciri-ciri umumnya adalah mengalami demam, batu hingga sesak napas.

Makanya, itulah yang menjadi alasan kenapa seluruh negara, mengacu WHO, meminta masyarakat untuk mengisolasi diri di kediaman masing-masing selama 14 hari. Hal itu semua telah melalui perhitungan yang matang, bukan asal tebak-tebakan.

WHO juga menyebutkan bagaimana melindungi diri dari virus corona. Pertama gunakan masker jika kamu sakit dengan gejala Covid-19 atau merawat seseorang yang mungkin menderita corona. WHO mendesak orang untuk menggunakan masker dengan bijak sebab tenaga medis masih kekurangan masker.

Kedua, sering membersihkan tangan dengan air. Selain itu jika batuk tutup dengan tangan atau tisu. Buang tisu atau segera cuci tangan dengan air.

Terakhir, untuk menghindari virus corona dengan menjaga jarak setidaknya 1-2 meter dari orang yang batuk atau bersin. Hal ini demi menghindari percikan air liur kepada orang lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini