HUT RI ke-77, Mendagri Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih ke Seluruh Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Menteri Dalam Negeri, (Mendagri) Tito Karnavian berencana akan membagikan 10 juta bendera merah putih ke seluruh Indonesia untuk merayakan kemerdekaan.

Pembagian 10 juta bendera merah putih akan disebar dari Sabang sampai Merauke, hal tersebut di sampaikan oleh Wakil Kemendagri John Wempi Wetipo usai menghadiri acara di Hotel Borobudur Jakarta pada Rabu 3 Agustus 2022.

“Ini ada ide besar Pak Menteri Dalam Negeri, kita akan menggelar kegiatan pembagian sepuluh juta bendera merah putih. Ya, Pak Menteri Dalam Negeri akan hadir di ujung timur Indonesia itu tepatnya di Merauke dan saya akan hadir di Aceh, di wilayah barat Indonesia,” kata Wempi kepada wartawan.

Pembagian bendera merah putih ke seluruh Indonesia adalah bentuk kesamarataan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan bangsa yang sudah berusia 77 tahun, ini diungkapkan Wempi sebagai ide besar yang di gagas Mendagri Tito Karnavian.

“Ini salah satu adalah salah satu ide besar dari Bapak Menteri Dalam Negeri bagaimana untuk menyemarakkan ini dengan pembagian sepuluh juta bendera merah putih,” katanya.

Sepuluh juta bendera ini akan didistribusikan pada tanggal 11-13 Agustus 2022 sebelum acara puncak pada 17 Agustus 2022.

Alasan kegiatan ini semata-mata untuk mengokohkan Indonesia sebagai bangsa yang besar mulai dari Sabang sampai Merauke.

“Ini bentuk dukungan dari Kemendagri jadi dalam proses ini untuk bagaimana mengokohkan rasa persatuan dan kesatuan,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Sekretariat Negara telah resmi merilis logo HUT RI ke 77 yang dapat di download oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam logo HUT RI ini terdiri dari angka 77 yang berwarna merah dan bertuliskan PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT sebagai tema HUT RI ke 77 tahun ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini