Halu Lagi, Kini Prabowo Minta Pendukungnya ‘Ngetuk Pintu Langit’

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Capres 02 Prabowo Subianto masih terus merasa dirinya menang dalam Pilpres 2019. Bahkan, dalam deklarasi kemenangannya yang diklaim secara sepihak, Prabowo meminta semua pendukungnya mengetuk pintu langit. Hahaha!

“Agar ikhtiar kita membuahkan hasil dan diberkahi Allah SWT, saya mengajak seluruh elemen pendukung Prabowo-Sandi untuk terus mengetuk pintu langit dan berdoa supaya Allah SWT mengijabah ikhtiar kita,” ujar Prabowo saat deklarasi kemenangannya di Jakarta, Jumat 19 April 2019.

Di hadapan pendukungnya, Prabowo meminta pendukungnya selalu berdoa agar ia diberi kehendak untuk memimpin bangsa demi terciptanya negara yang adil dan makmur.

Selain itu, Prabowo yang doyan memelihara kuda ini juga meminta pendukungnya untuk tidak terpancing provokasi dari pihak manapun yang ingin memecah belah bangsa. Ia tegas berkata Prabowo-Sandiaga selalu mengedepankan kedamaian.

“Kita adalah warga yang cinta Tanah Air, cinta UUD 1945, yang mengutamakan perdamaian. Jangan mau diprovokasi,” kata Prabowo.

Sampai saat ini, berdasarkan real count di laman resmi KPU, paslon 01 Jokowi-Ma’ruf masih unggul atas paslon 02 Prabowo Subianto dalam perolehan suara.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini