Emery Ingin Beberapa Pemain Tinggalkan Arsenal

Baca Juga

MINEWS, LONDON – Manajer Arsenal Unai Emery masih menyimpan luka karena gagal membawa pulang Liga Europa. Di final kompetisi bergengsi klub Eropa tersebut, The Gunners harus kalah 1-4 dari Chelsea.

Kekalahan telak ini membuat Emery ingin beberapa pemain meninggalkan klub. Apalagi Arsenal tidak akan berkompetisi di Liga Champions musim depan setelah mereka hanya finis di posisi kelima dalam klasemen Liga Premier Inggris.

Akibatnya, Arsenal mungkin perlu mencoret beberapa pemainnya saat musim panas yang sibuk dengan bursa transfer. “Gagasan kami adalah terus melanjutkan dan meningkatkan kinerja dengan para pemain muda yang telah tiba. Mungkin beberapa pemain harus pergi tetapi ini bukan saatnya untuk membicarakan hal itu,” kata Emery mengutip ESPN FC, Jumat 31 Mei 2019.

Bos Arsenal ini kemudian menyatakan bahwa Arsenal masih memiliki kemungkinan banyak pemain untuk ditingkatkan. Dirinya mengaku jika klub masih memiliki pemain muda yang mendapatkan pengalaman pertama di final, dan yakin dengan masa depan bersama para pemain muda semakin baik.

“Kami memiliki pemain besar dengan banyak pengalaman dan beberapa pemain muda. Tahun ini kami akan gunakan untuk mengejar ketertinggalan dari tim lain. Tahun depan kami membutuhkan ide yang sama, menambah beberapa pemain baru, tetapi itu adalah cara yang sama seperti tahun ini dan untuk melakukan satu langkah lagi,” kata dia.

Ditanya apakah kehilangan tiket Liga Champions akan berdampak pada rencana Arsenal pada transfer musim panas, Emery mengatakan, “Mungkin. Tapi kami adalah tim besar dan Arsenal adalah nama besar di dunia sepak bola dan banyak pemain ingin bermain di sini.”

“Itulah cara kami memulai musim ini. Idenya adalah menjadi lebih kompetitif sebagai tim dan lebih dekat dengan tim. Kami melakukan itu tetapi saat ini tidak cukup untuk meraih target kita. Tetapi minggu depan dan tahun depan ide kita ini akan terus ada dalam pikiran kita,” ujarnya lagi.

Berita Terbaru

Revitalisasi Irigasi Daerah Percepat Terwujudnya Swasembada Pangan Nasional

Oleh: Kevin Purba )*Pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melaluipercepatan pembangunan dan revitalisasi jaringan irigasi di berbagaidaerah. Langkah tersebut menjadi bagian penting dari strategi besarmewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan sekaligusmemastikan sektor pertanian mampu tumbuh lebih produktif dan kompetitif. Di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan tantanganperubahan iklim, keberadaan sistem irigasi yang andal menjadi faktorutama dalam menjaga kesinambungan produksi pertanian nasional.Selain pembangunan infrastruktur dasar lainnya, penanganan irigasidaerah menjadi salah satu fokus utama pemerintah karena memilikidampak langsung terhadap produktivitas lahan pertanian dan kesejahteraan petani. Melalui perbaikan jaringan pengairan, pemerintahberupaya memastikan setiap lahan pertanian memperoleh akses air yang memadai sepanjang musim tanam.Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwapercepatan pelaksanaan program prioritas Presiden terus dikawal secaraketat. Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelesaianproyek secara cepat, tetapi juga memastikan mutu pekerjaan, ketepatansasaran, serta akuntabilitas pelaksanaannya. Salah satu capaian penting yang menunjukkan keseriusan pemerintahterlihat pada program penanganan irigasi daerah. Program tersebutditargetkan menjangkau jaringan irigasi yang melayani area pertanianseluas 19.760 hektare. Hingga akhir Mei 2026, progres fisikpelaksanaannya telah mencapai 82,73 persen, menunjukkan bahwarevitalisasi infrastruktur pengairan berjalan sesuai arah yang telahditetapkan.Kemajuan tersebut menjadi indikator positif bahwa pemerintahmenempatkan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan nasional. Keberadaan jaringan irigasi yang lebih baik akan meningkatkanketersediaan air bagi petani sehingga aktivitas budidaya dapatberlangsung secara lebih optimal. Keberhasilan percepatan program pembangunan infrastruktur tercerminpula dari realisasi anggaran Kementerian Pekerjaan Umum yang menunjukkan tren positif. Hingga akhir Mei 2026, realisasi anggaran telahmencapai Rp33,49 triliun atau 31,39 persen dari total pagu yang tersedia. Sementara itu, progres fisik mencapai 35,71 persen, lebih tinggidibandingkan capaian pada periode yang sama dalam dua tahunsebelumnya.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga datang dari DPR RI. KetuaKomisi V DPR RI, Lasarus, memberikan apresiasi terhadap kinerjaKementerian Pekerjaan Umum dalam menjalankan berbagai program strategis. Menurutnya, percepatan pelaksanaan pembangunan perlu terusdilakukan agar target pembangunan nasional dapat tercapai secaraoptimal dan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat.Lasarus menilai pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah dan DPR dalam memastikan program prioritas Presiden berjalan efektif. Kolaborasi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan diyakini akanmempercepat pencapaian berbagai target pembangunan, termasuk dalambidang ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus utamapemerintah.Upaya memperkuat irigasi juga dilakukan oleh pemerintah daerah. Di Provinsi Bengkulu, percepatan penyelesaian persoalan irigasi menjadiperhatian utama dalam mendukung Program Cetak Sawah Rakyat...
- Advertisement -

Baca berita yang ini