Ekonom INDEF dan Pengamat Politik Apresiasi Capaian Prabowo-Gibran Jaga Daya Beli Rakyat

Baca Juga

Mata Indonesia, Jakarta – Penguatan produksi pangan dan komitmen menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai menjadi langkah strategis pemerintahan Prabowo-Gibran dalam melindungi daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global. Kebijakan tersebut turut memperkuat ketahanan ekonomi nasional selama dua tahun pemerintahan.

Pengamat Ekonomi INDEF, Abra Talattof, menilai pemerintah menunjukkan kemajuan dalam memperkuat sektor pangan dan energi sebagai fondasi perekonomian nasional. Salah satu capaian konkret terlihat dari penurunan harga eceran pupuk subsidi sebesar 20 persen serta peningkatan stok beras pemerintah hingga 4,6 juta ton.

“Dengan upaya pemerintah untuk mendorong produktivitas dan juga produksi pangan, itu menjadi salah satu PR pemerintah di sisa pemerintahan ke depan,” ujar Abra dalam sebuah dialog di stasiun televisi swasta.

Menurutnya, komitmen pemerintah mempertahankan harga BBM subsidi di tengah lonjakan harga minyak dunia hingga USD110 per barel juga memberikan perlindungan terhadap daya beli masyarakat.

“Dengan pemerintah sampai sejauh ini masih komitmen untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi, paling tidak sampai akhir tahun, itu saya pikir menjadi langkah nyata untuk menjaga inflasi kita tetap terkendali,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mochammad Firman Hidayat, menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga meskipun menghadapi ketidakpastian global, mulai dari tekanan perdagangan internasional hingga konflik geopolitik.

“Ekonomi Indonesia masih cukup resilien. Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi masih tumbuh di atas 5 persen, ini relatif jauh lebih baik dibandingkan dengan banyak negara,” ungkap Firman.

Ia menambahkan, pemerintah juga memperkuat efektivitas bantuan sosial melalui digitalisasi perlindungan sosial agar penyalurannya semakin transparan dan tepat sasaran.

Dari perspektif politik, Pengamat Politik Adi Prayitno menilai ketahanan pangan, bantuan sosial, Sekolah Rakyat, dan Cek Kesehatan Gratis menjadi sejumlah program yang memperoleh penilaian positif masyarakat.

“Ini tentu menjadi variabel-variabel yang dianggap cukup positif terkait dengan kinerja dua tahun pemerintahan kali ini,” katanya.

Adi turut mendorong agar pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat lebih merata, termasuk melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

“Yang paling penting kan ekosistem ekonomi rakyat di bawah itu berdenyut, UMKM terbantu, kemudian petani-petani itu misalnya sayur-mayur, kemudian ekonomi kreatif itu kan semakin terbantu secara signifikan,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dua Tahun Prabowo-Gibran, DEN Nilai Fondasi Ekonomi Nasional Semakin Kuat

Mata Indonesia, JAKARTA – Ketahanan ekonomi dan penguatan energi menjadi perhatian dalam evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto...
- Advertisement -

Baca berita yang ini