Diincar Barcelona, Depay Kirim Sinyal Hengkang dari Lyon

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menjadi salah satu incaran Barcelona di bursa transfer musim dingin nanti, Memphis Depay mengirim sinyal ke klubnya, Lyon, bahwa ia tak bisa janji bertahan hingga kontrak usai.

Diketahui, Depay sudah sejak musim panas lalu menjadi incaran Barca. Sementara kontraknya, baru akan habis pada Juni 2021.

Mantan pemain Manchester United ini kabarnya dibidik pelatih Barcelona, Ronald Koeman, untuk menambah kekuatan Los Cules.

“Ini merupakan pertanyaan yang banyak ditanyakan. Tapi, saya tak akan mengucap janji yang saya tak yakin bisa memenuhinya,” kata Depay, seperti dikutip dari Sport, Senin 9 November 2020.

“Saya pikir Lyon harus mengambil keuntungan dari keberadaan saya di sini saat ini. Saya harus memanfaatkan keuntungan ada di sini. Dan itulah yang saya coba lakukan setiap hari. Anda bisa bertanya kepada mereka semua di sekeliling saya: saya suka berlatih dan bersikap positif sepanjang waktu,” ujarnya.

Bila jadi pindah ke Barcelona, kemungkinan Depay akan berebut posisi dengan Ansu Fati. Ia juga berpeluang menjadi starter, setelah Fati dilaporkan mengalami cedera serius dan kemungkinan absen dalam waktu yang lama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini