Diduga Pakai Narkoba, Hasil Tes Urine Bintang Emon Mengejutkan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Komika Bintang Emon langsung menjalani tes urine, untuk membuktikan dirinya mengonsumsi narkoba atau tidak. Hal itu dilakukannya usai dituding oleh buzzer yang tidak suka akan video tentang kasus hukum Novel Baswedan yang dibuat oleh dirinya.

Melalui laman Instagramnya, pemilik nama asli Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra itu mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan surat hasil tes urine. Dalam surat tersebut tertulis nama asli Bintang yang telah melakukan tes urine.

Hasilnya, pria yang pernah menempuh pendidikan di salah satu pesantren di Jombang itu dinyatakan negatif narkoba.

“Pasien diperiksa di RS Pondok Indah Puri Indah dan dilakukan pemeriksaan urin test Amphetamine, Opiates Coccaine, Marijuana (THC), dan Benzodiazepine hasilnya dinyatakan negative,” begitu isi dalam surat tersebut.

Dalam keterangan gambar yang diunggahnya, ia menulis keterangan bahwa bila nanti ada berita mengenai dirinya yang ditangkap karena narkoba, itu akan menjadi sangat lucu.

“Kalo nanti masih ada berita ditangkap karena narkoboy, lucu juga sih. Bintangemon negatif narkoba, positif kentang mustofa,” kata Bintang di instagram.

Kolom komentarnya ramai dengan pesan dari netizen. Banyak yang memberikan dukungan untuk Bintang Emon, terutama dari teman-teman sesama artis.

“Semangat terus bro!! Banyak pendukung lo,” kata Vidi Aldiano.

“Banyak orang baek dibelakang lo tang, Gausah takut. Lo ga sendiri!,” kata Gilang Dirga.

“Top lo emang!! Terus berkarya brother,” kata Syamsir Alam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pengalihan Distribusi Minyakita: Masyarakat Lebih Mudah Dapatkan Minyak Goreng Terjangkau

Oleh : Nindia Rizki Fitri*Pemerintah mempertegas komitmennya dalam menjaga keterjangkauan kebutuhan pokokmasyarakat melalui kebijakan pengalihan seluruh pasokan Minyakita ke pasar rakyat. Langkahtersebut menjadi strategi yang tepat untuk memastikan minyak goreng bersubsidi benar-benardapat diakses oleh masyarakat luas, khususnya kelompok berpenghasilan menengah ke bawahyang selama ini sangat bergantung pada ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Kebijakan ini juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata keloladistribusi pangan agar lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab berbagai tantanganyang muncul di lapangan.Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa seluruh pasokan Minyakita kinidifokuskan untuk pasar rakyat sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau. Kebijakan ini sekaligus menghentikan alokasi Minyakita untukprogram bantuan pangan dan mengarahkan distribusinya langsung kepada konsumen melaluijaringan perdagangan rakyat. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah berupayamemastikan komoditas strategis ini hadir di tempat yang paling dekat dengan kebutuhanmasyarakat sehari-hari.Pengalihan distribusi ini juga memperlihatkan adanya pendekatan yang lebih adaptif dalampengelolaan bantuan pangan. Pemerintah tidak lagi bergantung pada satu jenis komoditastertentu, melainkan menyesuaikan bantuan dengan kondisi pasar dan kebutuhan masyarakat. Ketika harga suatu komoditas mengalami penurunan, pemerintah dapat melakukan penyerapanmelalui berbagai program sosial, termasuk program Makan Bergizi Gratis. Pendekatan ini tidakhanya membantu menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga memberikan perlindungan kepadapetani dan peternak agar harga produk mereka tetap stabil.Dari perspektif ekonomi rakyat, keberadaan Minyakita di pasar tradisional memiliki arti yang sangat penting. Pasar rakyat masih menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah yang belum sepenuhnya terjangkau oleh jaringan ritel modern. Dengan memastikan pasokan Minyakita tersedia secara memadai di pasar rakyat, pemerintahsecara tidak langsung memperkuat peran pasar tradisional sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Pedagang kecil memperoleh kepastian pasokan, sementara masyarakat mendapatkan aksesterhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.Keberhasilan kebijakan ini tentu tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Kementerian Perdagangan terus melakukan koordinasi dengan produsen,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini