Cucu Keempat Jokowi Lahir, Namanya Masih Rahasia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Presiden Joko Widodo tengah berbahagia setelah lahirnya cucu keempat dari putrinya, Kahiyang Ayu pada Senin 3 Agustus 2020.

Namun, menantu presiden, Bobby Nasution hingga kini belum mengumumkan nama anaknya tersebut ke publik. Ia hanya menyebut, cucu keempat Jokowi berjenis kelamin laki-laki.

“Pada tanggal 3 Agustus 2020, pukul 20.21 WIB, istri saya melahirkan anak kami yang kedua, berjenis kelamin laki-laki. Alhamdulillah sehat walafiat,” kata Bobby, Selasa 4 Agustus 2020.

Bobby mengaku sudah memiliki nama untuk anak keduanya. Ia hanya bisa mengungkap, anaknya memiliki nama belakang Nasution, seperti ayahnya.

“Nama sudah ada, tapi yang mau kasih tahu nama belakangnya saja, Nasution,” ujar Bobby;

Kahiyang melahirkan di Rumah Sakit YPK Mandiri, Menteng, Jakarta Pusat. Bobby menjelaskan anaknya lahir dengan berat badan 3,4 kilogram dan tinggi 49,5 cm. Proses kelahiran melalui operasi caesar.

Sebelumnya, Jokowi memiliki tiga cucu. Dua dari Gibran Rakabuming Raka, yakni Jan Ethes dan La Lembah Manah. Lalu anak pertama dari Kahiyang Ayu, Sedah Mirah Nasution.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini