BMKG: Waspada Hujan Deras Disertai Angin Kencang Hingga 19.30 WIB

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan deras disertai angin kencang dan kilat akan melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta. BMKG memperkirakan situasi ini akan terjadi cukup panjang dan masyarakat Ibu Kota diminta waspada.

“Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 19.30 WIB,” demikian keterangan BMKG kepada wartawan, Jumat 16 Oktober 2020.

Berikut pantauan hujan deras BMKG di Jakarta:

Kota Jakarta Barat: Kembangan.

Kota Jakarta Selatan: Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Kebayoran Lama, Cilandak, Kebayoran Baru, Pancoran, Jagakarsa, Pesanggrahan.

Kota Jakarta Timur: Jatinegara, Kramatjati, Pasar Rebo, Duren Sawit, Makasar, Ciracas, Cipayung, Rawamangun.

Dan dapat meluas ke wilayah

Kota Jakarta Barat: Tambora, Grogol Petamburan, Taman Sari, Cengkareng, Kebon Jeruk, Kalideres, Pal Merah.

Kota Jakarta Pusat: Sawah Besar, Kemayoran, Gambir, Senen, Cempaka Putih, Menteng, Tanah Abang, Johar Baru.

Kota Jakarta Timur: Pulogadung, Cakung, Matraman.

Kota Jakarta Utara: Tanjung Priok, Penjaringan, Koja, Pademangan, Cilincing, Kelapa Gading.

Kota Jakarta Selatan: Tebet, Setiabudi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini