Begini Kata Megawati Mengenang Sosok BJ Habibie

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA - Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri juga ikut berbelasungkawa atas wafatnya Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie pada Rabu 11 September 2019 sore.

Megawati mengenang sosok Habibe sebagai seorang pemimpin yang inspiratif dan pencetak manusia Indonesia yang unggul ilmu pengetahuan serta teknologi untuk kemajuan bangsa.

“Indonesia kehilangan pemimpin yang tidak mengenal lelah memberi semangaty kepada putera-puteri Indonesia untuk berjuang menguasai teknologi,” kata Megawati dalam keterangan resminya.

Melalui Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Megawati mengenang Habibie bukan hanya sekadar sebagai sahabat, namun sebagai figus yang banyak menghabiskan momentum kebersamaan selama ini.

Habibie, kata Hasto, selalu menekankan akan pentingnya penguasaan teknologi. Bagi Habibie, teknologi merupakan jawaban atas berbagai tantangan Indonesia sebagai negara kepulauan dengan penduduk terbesar ke empat di dunia.

BJ Habibie menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu 11 September 2019 pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto, setelah sebelumnya sempat dirawat beberapa hari.

Berita Terbaru

Indonesia-Singapura dan Jalan Baru Kemitraan Investasi Strategis

Oleh: Ferry Permahadi)*Hubungan Indonesia dan Singapura selama beberapa dekade telah berkembangmenjadi salah satu kemitraan bilateral paling penting di kawasan Asia Tenggara. Selain karena kedekatan geografis, intensitas kerja sama yang terus meningkat juga menjadikan kedua negara memiliki kepentingan strategis untuk memperkuatkolaborasi jangka panjang.Di tengah dinamika ekonomi global yang dipenuhi ketidakpastian, penguatankemitraan bertujuan untuk membangun ekosistem investasi, perdagangan, dan pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap kesepakatan strategis yang dihasilkan memiliki arti penting bagiarah pertumbuhan ekonomi kawasan.Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Singapura memasuki fase baru yang lebih konkret melalui berbagai kesepakatan yang dihasilkan dalam Leaders' Retreat bersama Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong. Menurutnya, pertemuan tersebut menghasilkan puluhan kerja sama strategisyang mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, investasi, energi, pertahanan, hingga pengembangan sumber daya manusia.Ia memandang bahwa hubungan kedua negara bukan hanya menjaga komunikasidiplomatik, tetapi diarahkan untuk menghasilkan implementasi nyata yang mampumemperkuat daya saing ekonomi nasional. Berbagai kesepakatan yang dicapaimenunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjawab tantangan global melaluikolaborasi yang saling menguntungkan.Presiden Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia memandang Singapura sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam pembangunan ekonominasional. Kepercayaan yang terus terbangun selama bertahun-tahun menjadi modal kuat untuk memperluas kerja sama pada sektor-sektor baru yang memiliki nilaitambah tinggi.Komitmen tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia usaha dan investor internasional. Sebab, ketika hubungan antarnegara dibangun di atas kepercayaandan kepastian kerja sama, iklim investasi akan menjadi lebih kondusif sehinggamampu mendorong masuknya modal baru yang mendukung penciptaan lapangankerja.Bagi Indonesia, kerja sama investasi bukan sekadar menghadirkan aliran modal, tetapi juga membuka akses terhadap teknologi, peningkatan kapasitas sumber dayamanusia, serta pengembangan industri bernilai tambah. Sebaliknya, bagi Singapura, Indonesia menawarkan pasar yang besar dan peluang investasi jangka panjang.Pandangan serupa disampaikan Perdana Menteri...
- Advertisement -

Baca berita yang ini