Bawa Mobil Keluarga untuk Rayakan ‘Anniversary’, Remaja Ini Dibikin Malu Orangtuanya

Baca Juga

MATA INDONESIA, ARIZONA – Seorang remaja di Phoenix, Arizona mendapatkan hukuman dari orangtuanya karena ditangkap polisi usai ketahuan ngebut dan ganggu tetangga. Hukuman yang diterima pun bisa membuat malu.

Remaja berusia 14 tahun itu diketahui bernama Angel Martinez. Ia secara diam-diam menggunakan mobil orangtuanya untuk pergi merayakan hari jadinya dengan sang pacar alias anniversary di Las Vegaz awal bulan ini.

Dilansir dari Oddity Central, Selasa 11 Agustus 2020, orangtua Martinez menerima telepon dari polisi tentang putra remaja mereka. Martinez telah membawa Range Rover keluarga keluar untuk berputar dan mengganggu para tetangga.

BACA JUGA: Viral Video Pernikahan Drive Thru, Wawalkot Bekasi: Jomblo Sewa Grab Biar Gak Sendirian

“Saya hanya ingin mengemudi tetapi saya tidak memiliki SIM jadi saya mengambilnya saja,” kata Angel kepada Fox 10.

“Saya bisa mencuci mobil, dan saya, seperti saya tidak punya apa-apa untuk mengeringkannya, jadi saya ‘Aku akan berputar sampai (mobilnya) mengering.”

Pasangan itu terpaksa mempersingkat perayaan hari jadi mereka dan pulang. Setelah pulang, rupanya sang orangtua telah mengosongkan kamar Martinez, kosong hingga tidak ada barang yang tersisa.

Angel Martinez yang dihukum orangtuanya karena diam-diam bawa mobil keluarga, (Foto: Oddity Central)

Orangtua Martizen meletakkan semua barangnya di depan rumah sebagai hukuman. Hal ini karena bukan pertama kalinya dia mendapat masalah dalam beberapa bulan terakhir. Jadi orangtuanya memutuskan dia perlu diberi pelajaran.

BACA JUGA: Viral! Aksi Kocak Lomba Makan Krupuk Versi Corona, Netizen: Semerdeka Bapaknya Aja!

Mereka mengeluarkan semua yang ada di kamarnya, termasuk set furnitur, TV dan pakaiannya, dan meletakkannya tepat di jalan masuk di depan rumah. Kemudian mereka menyuruh Angel duduk di tempat tidur dengan tanda bertuliskan “Maaf aku mencuri mobil orang tuaku dan ngebut”.

“Kami kembali ke rumah. Hari ini, kamarnya 100% kosong, dan kami memberikan semua barangnya,” ayah Angel, Ramon, membenarkan. “Kebanyakan untuk meminta maaf. Kami juga bertetangga. Dia bisa saja menabrak seseorang. Sesuatu yang sangat buruk bisa saja terjadi.”

Karena semua yang ada di kamarnya dibawa keluar, Angel akan tidur di lantai atau di sofa ruang tamu untuk saat ini, tetapi setidaknya dia mengklaim bahwa dia telah mempelajari pelajarannya.

“Ini agak aneh, tapi saya pikir itu hukuman yang adil,” kata Angel kepada Fox 10.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini