Anthony Russo: Semua Prediksi Kalian tentang ‘Avengers: Endgame’ Salah!

Baca Juga

MINEWS, INTERNASIONAL – Sudah banyak teori dan prediksi akhir kisah dalam film Avengers: Endgame bertebaran. Penggemar seolah sudah tak sabar menantikan, bagaimana para superhero bisa memenangkan pertempuran melawan Thanos.

Teori dan berbagai prediksi itu akhirnya mendapat perhatian khusus sang sutradara, yakni Joe dan Anthony Russo alias Russo Brother.

Menurut mereka, tak ada satu pun teori dan prediksi itu yang akurat menggambarkan alur cerita hingga akhir kisah Avengers: Endgame.

“Para penggemar sangat bersemangat, mereka menggunakan imajinasi untuk membuat kemungkinan bagaimana cerita ini berakhir,” kata Anthony.

Tapi, Anthony mengakui bahwa ada beberap teori yang terkadang dekat dengan cerita aslinya, namun untuk yang benar-benar mendekati, ia menegaskan belum ada sampai saat ini.

“Bisa agak dekat, tapi tak pernah ada yang persis,” ujar Anthony.

Ia mengaku sengaja sampai saat ini tidak memberi gambaran bagaimana kisah Avengers melawan Thanos akan berlangsung. Anthony mengaku ia adalah tipe orang yang senang memberi kejutan.

“Itulah misi kami, mengejutkan semua orang,” kata Anthony.

‘Avengers: Endgame’ akan ditayangkan di bioskop pada 26 April 2019.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini