AMANAH Segera Comeback! Saatnya Anak Muda Aceh Naik Level di Ekonomi Kreatif

Baca Juga

Mata Indonesia, BANDA ACEH – Menjelang relaunching program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH), penguatan kolaborasi lintas sektor semakin ditegaskan sebagai strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Aceh. Momentum ini terlihat dari kunjungan Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal ke Gedung AMANAH di kawasan Krueng Raya, Aceh Besar, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar lembaga.

Dalam kunjungan tersebut, Illiza menilai fasilitas yang dimiliki AMANAH mampu menjawab kebutuhan generasi muda yang selama ini menghadapi keterbatasan ruang untuk berkembang. “Fasilitas di sini sangat lengkap dan luar biasa. Ini adalah jawaban bagi keresahan anak muda kita yang memiliki bakat, tetapi sering terkendala infrastruktur,” ujarnya.

Gedung AMANAH sendiri dirancang sebagai pusat kreativitas terpadu yang mengintegrasikan berbagai sektor, mulai dari digital dan media hingga industri kreatif dan pertanian modern. Kehadiran studio musik, ruang podcast, hingga fasilitas produksi minyak nilam dan pengolahan kopi menunjukkan pendekatan yang menghubungkan kreativitas dengan aktivitas ekonomi produktif. Hal ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong hilirisasi komoditas lokal bernilai tambah.

Ketua Yayasan AMANAH, Syaifullah Muhammad, menegaskan bahwa relaunching program akan difokuskan pada penguatan kolaborasi yang lebih luas. “Kami ingin memastikan setiap potensi anak muda terfasilitasi, dari proses pelatihan hingga implementasi karya yang memiliki nilai ekonomi,” ungkapnya. Ia menambahkan, berbagai fasilitas yang tersedia diharapkan mampu menjadi sarana pengembangan keterampilan sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda.

Penguatan juga dilakukan pada sektor pertanian modern melalui pemanfaatan greenhouse, budidaya hortikultura, serta sistem bioflok untuk perikanan. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dukungan terhadap relaunching AMANAH juga datang dari Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar yang menekankan pentingnya pengembangan kapasitas generasi muda sebagai motor pembangunan Aceh. Dalam audiensi bersama pengurus AMANAH, ia mengapresiasi konsistensi lembaga tersebut dalam membina generasi muda.

Ketua Yayasan AMANAH Syaifullah Muhammad turut menjelaskan bahwa AMANAH akan terus dikembangkan sebagai pusat pengembangan keterampilan lintas sektor. “AMANAH memiliki banyak fasilitas yang dapat dimanfaatkan anak-anak muda Aceh, mulai dari pelatihan pertanian, peternakan, ekonomi kreatif, UMKM, robotik, hingga rumah produksi nilam dan kopi beserta produk turunannya,” katanya. Ia berharap keberadaan AMANAH mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui kreativitas pemuda.

Sementara itu, Wali Nanggroe mengingatkan pentingnya keseimbangan dalam pembangunan. “Pembangunan jangan hanya berorientasi pada gedung dan ruko semata, tetapi harus menjaga keseimbangan alam, keindahan, serta karakter Aceh. Aceh harus modern, namun tetap bernuansa keacehan yang kuat,” tegasnya.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, relaunching AMANAH pada 23 April 2026 mendatang diharapkan menjadi titik awal lahirnya ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terintegrasi. Program ini diproyeksikan mampu melahirkan generasi muda Aceh yang inovatif, mandiri, dan siap bersaing di tingkat global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Percepat Penguatan Ketahanan Pangan Papua Demi Kesejahteraan dan Masa Depan Masyarakat

Oleh: Yulianus Wenda*Pemerintah terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat ketahanan pangandi Tanah Papua sebagai bagian dari strategi besar mewujudkan pemerataanpembangunan nasional. Langkah ini menjadi bukti bahwa Papua ditempatkan sebagaiwilayah strategis dalam agenda pembangunan Indonesia, terutama dalam memastikanmasyarakat memperoleh akses pangan yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan. Melalui sinergi pemerintah daerah, Perum Bulog, aparat keamanan, serta masyarakat, berbagai program penguatan pangan kini semakin dirasakan manfaatnya hingga kewilayah pedalaman.Keseriusan pemerintah terlihat dari upaya Pemerintah Provinsi Papua yang terusmendorong optimalisasi potensi pangan lokal sebagai kekuatan utama ekonomimasyarakat. Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, menegaskan bahwa ketahananpangan harus dibangun melalui penguatan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatanpangan berbasis potensi daerah. Pendekatan ini mencerminkan arah pembangunanyang semakin berpihak kepada kebutuhan masyarakat Papua sekaligus mendorongkemandirian daerah.Papua memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa dan sangat potensialmenjadi lumbung pangan kawasan timur Indonesia. Berbagai komoditas lokal sepertisagu, umbi-umbian, jagung, serta hasil perkebunan rakyat merupakan kekuatan besaryang kini terus didorong pengembangannya oleh pemerintah. Langkah pemetaanpotensi pangan di berbagai kabupaten dan kota menjadi bagian penting untukmemastikan setiap wilayah mampu mengembangkan komoditas unggulan sesuaikarakteristik daerah masing-masing. Kebijakan tersebut menunjukkan bahwapembangunan di Papua dilakukan secara terencana, terukur, dan berbasis kearifanlokal.Selain penguatan produksi pangan lokal, pemerintah juga memperkuat sistem distribusipangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi secara merata. Dalam hal ini, Perum Bulog memainkan peranan penting sebagai garda terdepan penjaga stabilitaspangan di Tanah Papua. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, distribusiberas dan kebutuhan pokok kini semakin menjangkau berbagai wilayah hingga kawasanpegunungan dan daerah terpencil. Kehadiran Bulog bukan hanya memastikanketersediaan pangan, tetapi juga menjaga stabilitas harga sehingga masyarakat dapatmemperoleh kebutuhan pokok dengan lebih mudah.Komitmen tersebut terlihat dari kesiapan stok pangan yang disiapkan untuk masyarakatdi enam provinsi wilayah Papua. Program bantuan pangan, Gerakan Pangan Murah, serta Stabilisasi Pasokan dan Harga...
- Advertisement -

Baca berita yang ini