Alhamdulillah, Masjid Al Aqsa Dibuka Kembali Minggu 30 Mei

Baca Juga

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Kabar baik untuk seluruh umat Islam. Setelah sempat ditutup akibat pandemi corona atau Covid-19, Masjid Al Aqsa kabarnya akan dibuka kembali pada Minggu 30 Mei 2020.

Mengutip AFP, Kamis 28 Mei 2020, namun pembukaan itu baru sebatas rencana, karena belum ditentukan apakah masyarakat Palestina diizinkan masuk sepenuhnya di wilayah komplek atau hanya sebatas di halaman berdoa saja.

“Semua pintu akan dibuka ketika fajar saat hari Minggu,” kata Direktur Masjid Al Aqsa Omar Al Kiswani.

Seperti diketahui, Masjid Al Aqsa berada di Yerusalem Timur yang dicaplok sepihak oleh Israel. Pemerintah Zionis sempat menutup masjid sejak Maret 2020 lalu agar penyebaran Covid-19 tak meluas.

Situs-situs keagamaan di Yerusalem mulai dibuka kembali dalam beberapa hari terakhir karena jumlah kasus baru yang dilaporkan menurun, tetapi kompleks masjid Al-Aqsa tetap ditutup selama festival Idul Fitri yang dimulai pada 24 Mei lalu.

Sempat terjadi kericuhan pada hari Idul Fitri, karena sejumlah umat Islam ingin menerobos masuk kawasan masjid.

Namun, militer Israel mengadang warga Palestina dengan cara-cara keras. Situasi di Yerusalem juga belum mereda saat ini, karena klaim sepihak Donald Trump yang menyebut kota suci itu sebagai ibu kota Israel.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini