Ada Satu Kasus Covid-19, Disneyland Shanghai Ditutup

Baca Juga

MATA INDONESIA, SHANGHAI – Taman hiburan Disneyland Shanghai, Cina, ditutup mulai Senin 1 November 2021 setelah ditemukan satu kasus positif Covid-19.

Pemerintah Cina sedang gencar menargetkan nol kasus Covid-19 jelang Olimpiade musim dingin. Sebelumnya, Negeri Tirai Bambu sudah berkurang dalam jumlah kasus aktif Covid-19.

Tapi, dalam beberapa pekan terakhir terjadi peningkatan kasus Covid-19. Hal ini membuat Cina khawatir jelang Olimpiade musim dingin, 4-19 Desember 2021.

Pada Senin 1 November, dilaporkan ada 92 kasus baru di Cina atau yang paling tinggi sejak pertengahan September lalu. Disneyland Shanghai ditutup setelah seorang pengunjugn wanita dinyatakan positif.

Menurut pernyataan resminya, Disneyland akan tetap tutup setidaknya hingga Selasa 2 November 2021 demi mengikuti persyaratan pencegahan dan pengendalian pandemi. Belum ada tanggal pasti kapan taman hiburan itu dibuka lagi.

Disneyland mulai melarang pengunjung baru masuk pada Minggu 31 Oktober 2021. Semua pengunjung yang sudah di dalam harus mengikuti tes Covid-19 sebelum pulang. Hampir 34 ribu orang menjalani tes pada Senin pagi. Hasilnya semua negatif.

Beijing akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin dalam waktu kurang dari 60 hari dan pihak berwenang mengatakan pemberantasan virus adalah tantangan terbesar mereka. Saat ini ada sekitar enam juta orang dibawah aturan lockdown dimana sebagian besar di bagian utara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini