5 Nama Islami Terkeren untuk Deddy Corbuzier Setelah Jadi Mualaf

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Hari ini kabar baik datang dari Deddy Corbuzier. YouTuber dan mentalis tergokil di Indonesia itu akan resmi mengucapkan dua kalimat syahadat dan masuk Islam, setelah salat Jumat hari ini 21 Juni 2019 di Yogyakarta.

Deddy akan resmi menjadi pemeluk Islam dengan proses pengucapan dua kalimat syahadat yang dilangsungkan di Ponpes Ora Aji, Yogyakarta, dengan bimbingan langsung guru spiritualnya, Gus Miftah.

Lalu, setelah Deddy Corbuzier memeluk Islam, apakah ia akan mengganti namanya dengan nama-nama yang Islami? Jika iya, Mata Indonesia News punya 5 rekomendasi nama Islami terbaik untuk Deddy:

1. Muhammad Ali

Tak ada salahnya jika Deddy mengganti namanya menjadi Muhammad Ali. Muhammad sebagai nama Rasulullah SAW, sedangkan Ali bermakna ‘tinggi’, ‘mulia’, ‘pemimpin Islam’. Nama ini juga dipilih oleh petinju legendaris Cassius Marcellus Clay Jr atau yang lebih dikenal dengan nama Muhammad Ali ketika dirinya menyatakan masuk Islam.

2. Haidar Hakim

Haidar bermakna ‘singa’ atau ‘pemberani’. Cocok untuk Deddy yang selama ini terkenal berani menyampaikan isi kepalanya dalam vlog-vlog yang diunggahnya di channel YouTube. Namun, keberanian harus terkontrol, maka menambahkan nama Hakim yang bermakna ‘bijaksana’ sangatlah tepat.

3. Hasan Abdullah

Hasan bermakna ‘kebaikan’. Nama ini sama seperti cucu pertama Rasulullah Muhammad SAW, yaitu Hasan bin Ali. Sedangkan Abdullah berarti ‘hamba Allah’, nama yang sama dengan ayah Nabi Muhammad SAW.

4. Mustafa Mahdi

Mustafa adalah gelar yang diberikan untuk Nabi Muhammad. Mustafa bermakna ‘orang yang terpilih’, sedangkan Mahdi bermakna ‘orang yang mendapat hidayah’. Sangat tepat sekali dengan Deddy yang mendapat hidaya memeluk Islam.

5. Muhammad Ghaffar

Ghaffar memiliki makna ‘pemaaf dan lembut hati’. Memilih nama Ghaffar tentunya dengan harapan Deddy yang selama ini dikenal ‘berapi-api’ dapat menjadi sosok yang lebih lembut dan pemaaf, sama seperti salah satu akhlak terbaik Nabi Muhammad SAW, yakni pemaaf dan lembut kepada siapapun.

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini