104 Perwira Tinggi TNI Dimutasi, Lakda Anwar Saadi Jadi Jaksa Agung Muda TPM

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan perwira tinggi. Kali ini ada 104 Perwira Tinggi (PATI) TNI yang mendapat mutasi dan promosi jabatan.

Salah satunya adalah Laksamana Madya TNI Anwar Saadi yang ditunjuk menjadi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer di Kejaksaan Agung. Sebelumnya Anwar menjabat sebagai Kepala Badan Pembinaan Hukum (Kababinkum) TNI.

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto dalam keterangan tertulis menyebutkan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/540/VI/2021 tanggal 23 Juni 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 104 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 65 Pati TNI AD, 22 Pati TNI AL dan 17 Pati TNI AU.

Berikut daftar 65 Pati TNI AD yang dimutasi:

1. Mayjen TNI Dwi Mastono, dari Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjamin Mutu (LP3M) Universitas Pertahanan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

2. Brigjen TNI Yudhy Chandra Jaya, dari Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemenhan menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjamin Mutu (LP3M) Universitas Pertahanan

3. Kolonel Arm Ferry Trisnaputra, dari Kasubdit Lingkim Dit Bela Negara Ditjen Pothan Kemenhan menjadi Kapusdiklat Bahasa Badiklat Kemenhan

4. Mayjen TNI Herman Djatmiko, dari Staf Ahli Menhan Bidang Sosial menjadi Dosen Tetap Universitas Pertahanan

5. Brigjen TNI Minan Sinulingga, dari Ir V Itjen Kemenhan menjadi Staf Ahli Menhan Bidang Sosial

6. Kolonel Inf P Herpomo Triwibowo, dari Auditor Madya Itjen Kemhan menjadi Ir V Itjen Kemenhan

7. Brigjen TNI Antonius Bambang Budi W, dari Karo Ortala Setjen Kemenhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

8. Kolonel Arm Jati Bambang P, dari Kabag Kelembagaan dan Analisa Jabatan Roortala Setjen Kemenhan menjadi Karo Ortala Setjen Kemenhan

9. Brigjen TNI Martono, dari Kapuslitbang Sumdahan Balitbang Kemenhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

10. Kolonel Inf Joni Abdi dari Kasubdit Pertahanan Militer Ditrahkomhan Ditjen Strahan Kemenhan menjadi Kapuslitbang Sumdahan Balitbang Kemenhan

11. Brigjen TNI I Nyoman Supartha, dari Sekretaris LP2M Universitas Pertahanan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

12. Kolonel Arh Munif Prasojo, dari Perekayasa Madya Puslitbang Itpekhan Balitbang Kemenhan menjadi Sekretaris LP2M Universitas Pertahanan

13. Brigjen TNI Aminullah dari Kabinda Sulawesi Tenggara pada Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

14. Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana, dari Agen Madya pada Direktorat Non Aparatur Negara, Deputi Bidang Intelijen Pengamanan Aparatur BIN menjadi Kabinda Sulawesi Tenggara pada Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN

15. Mayjen TNI Sulaiman Agusto, dari Tenaga Ahli Pengajar Bidang Geostrat dan Tannas Lemhannas menjadi Danpussenkav Kodiklatad

16. Brigjen TNI Urip Wahyudi, dari Irdam VI/Mlw menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Geostrat dan Tannas Lemhannas

17. Brgijen TNI Bambang Indrayanto dari Kapoksahli Pangdam IM menjadi Irdam VI/Mlw

18. Kolonel Inf Amrizen, dari Kasrem 032/WBR (Padang) Kodam I/BB menjadi Kapoksahli Pangdam IM

19. Mayjen TNI Ivan Ronald Pelealu, dari Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Strategi Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

20. Brigjen TNI Ramses Lumban Tobing, dari Dirjian Ekonomi dan SKA Debid Jianstrat Lemhannas menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Strategi Lemhannas

21. Kolonel Arm Dedy Jusnar Hendrawan, dari Ses Dislaikad menjadi Dirjian Ekonomi dan SKA Debid Jianstrat Lemhannas

22. Brigjen TNI Hulwani, dari Kadilmilti III Surabaya Mahkamah Agung menjadi Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung

23. Kolonel Chk (K) Farida Faisal, dari Wakadilmilti III Surabaya Mahkamah Agung menjadi Kadilmilti III Surabaya Mahkamah Agung

24. Brigjen TNI Slamet Sarwo Edy, dari Kadilmilti II Jakarta Mahkamah Agung menjadi Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung

25. Kolonel Chk Parman Nainggolan, dari Wakadilmilti II Jakarta Mahkamah Agung menjadi Kadilmilti I Medan Mahkamah Agung

26. Brigjen TNI Wahyoedho Indradjit, dari Waka Babinkum menjadi Kababinkum TNI

27. Brigjen TNI Karev Marpaung, dari Bandep Ur Lingkungan Pemerintahan Negara, Desisnas Setjen Wantannas menjadi Staf Ahli Bidang Sosial Budaya Setjen Wantannas

28. Kolonel Inf M Affandi, dari Anjak Bidang Pullahta Polnas Depolstra Setjen Wantannas menjadi Bandep Ur Lingkungan Pemerintahan Negara Desisnas Sekjen Wantannas

29. Brigjen TNI Arief Wibowo Djadi, dari Irum Itjen TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

30. Kolonel Czi Deny Irwanto, dari Irut Faskon Itlog Itjen TNI menjadi Irum Itjen TNI

31. Mayjen TNI Oerip Soekotjo, dari Kas Kogabwilhan II menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

32. Brigjen TNI Agus Yuniarto, dari Kakordos Seskoad menjadi Kas Kogabwilhan II

33. Brigjen TNI Ito Hediarto, dari Dirum Kodiklatad menjadi Kakordos Seskoad

34. Kolonel Arm Ayi Supriatna, dari Ses Dislitbangad menjadi Dirum Kodiklatad

35. Mayjen TNI Basuki Nugroho, dari Pa Sahli Tk III Bidang Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

36. Brigjen TNI Herianto Syahputra, dari Danpusdikma Kodiklat TNI menjadi Pa Sahli Tk III Bidang Polkamnas Panglima TNI

37. Kolonel Kav Udiyanto, dari Wadan Puslat Kodiklat TNI menjadi Danpusdikma Kodiklat TNI

38. Kolonel Arh Mirza Patria Jaya, dari Paban V/Pam Sintel TNI menjadi Pa Sahli Tk II Intekmil Sahli Bidang Intelkmil dan Siber Panglima TNI

39. Mayjen TNI Santos Gunawan M, dari Pangdam XIII/Merdeka menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

40. Mayjen TNI Wanti Waranei F Mamahit, dari Pangdivif 3 Kostrad menjadi Pangdam XIII/Merdeka

41. Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, dari Kasdam III/Slw menjadi Pangdivif 3 Kostrad

42. Brigjen TNI Darmono Susastro, dari Irum Itjenad menjadi Kasdam III/Slw

43. Brigjen TNI Deddy Kusbandi, dari Pa Sahli Tk II KSAD Bidang Was Afrika dan Timteng menjadi Irum Itjenad

44. Brigjen TNI Rifky Nawawi, dari Ir Akmil menjadi Pa Sahli Tk II KSAD Bidang Was Afrika dan Timteng

45. Brigjen TNI Syaiful Rahman, dari Dirjianbang Kodiklatad menjadi Ir Akmil

46. Brigjen TNI Bramantyo Andi Susilo dari Asrena Kaskogabwilhan I menjadi Dirjianbang Kodiklatad

47. Brigjen TNI Aang Gunawan, dari Dirren Kodiklatad menjadi Asrena Kaskogabwilhan I

48. Kolonel Arh Raden Edi Setiawan, dari Pamen Denmabesad menjadi Dirren Kodiklatad 49. Mayjen TNI Irwan, dari Pa Sahli Tk III KSAD Bidang Ekkudag menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

50. Brigjen TNI Gamal Haryo Putro, dari Irdam I/BB menjadi Pa Sahli Tk III KSAD Bidang Ekkudag

51. Brigjen TNI Suko Basuki, dari Irpers Itum Itjenad menjadi Irdam I/BB

52. Brigjen TNI Sulistiyono, dari Pa Sahli Tk II KSAD Bidang Komsos menjadi Irpers Itum Itjenad

53. Brigjen TNI Agus Prangarso, dari Dirum Akmil menjadi Pasahli Tk II KSAD Bidang Komsos

54. Kolonel Inf Yudha Medy Dharma Zafrul, dari Danrem 182/JO (Fakfak) Kodam XVIII/Ksr menjadi Dirum Akmil

55. Brigjen TNI Abdul Rasyid, dari Widyaiswara Bidang Wilhan Seskoad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

56. Kolonel Inf Lukmansyah, dari Pamen Ahli Bidang Eko Pusintelad menjadi Widyaiswara Bidang Wilhan Seskoad

57. Brigjen TNI Darmanto, dari Pa Sahli Tk II KSAD Bidang Siber menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

58. Brigjen TNI Yusran Yunus, dari Asdep Koordinasi Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai Politik Kemenkopolhukam menjadi Pa Sahli Tk II KSAD Bidang Siber

59. Brigjen TNI Mochammad Hasan, dari Irben Itjenad menjadi Asdep Koordinasi Pengelolaan Pemilu dan Penguatan Partai Politik Kemenkopolhukam,

60. Brigjen TNI Tri Winarno, dari Irops Itum Itjenad menjadi Irben Itjenad

61. Brigjen TNI Puji Cahyono, dari Kapok Sahli Pangdam II/Swj menjadi Irops Itum Itjenad

62. Kolonel Inf Muchamad Bayu Haritomo, dari Ses Disjasad menjadi Kapok Sahli Pangdam II/Swj

63. Brigjen TNI Kemal Hendrayadi, dari Waaslat Kasad Bid. Renlat menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

64. Kolonel Inf Yusman Madayun dari Paban Sahli KSAD Bidang Was Eropa dan Amerika menjadi Waaslat KSAD Bidang Renlat

65. Brigjen TNI Yusuf, dari Karo Akademik dan Kemahasiswaan Unhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun)

 

22 Pati TNI AL:

1. Laksma TNI Umar Arif, dari Sesbainstrahan Kemenhan menjadi Kabadiklat Kemenhan

2. Laksma TNI Erwan Heruwicaksono, dari Kapusdiklat Jemenhan Badiklat Kemenhan menjadi Sesbainstrahan Kemenhan

3. Kolonel Laut (E) Tatang Sukaeji dari Kasubdit Perizinan Dit Tekindhan Ditjen Pothan Kemenhan menjadi Kapusdiklat Jemenhan Badiklat Kemenhan

4. Laksda TNI Anwar Saadi, dari Kababinkum TNI menjadi Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer Kejaksaan Agung

5. Laksma TNI Kresno Buntoro, dari Kadiskumal menjadi Waka Babinkum

6. Laksma TNI Leonard Marpaung, dari Waorjen TNI Babinkum TNI menjadi Kadiskumal

7. Kolonel Laut Ismu Edy Aryanto, dari Sekdiskumal menjadi Waorjen TNI Babinkum TNI

8. Laksda TNI Gregorius Agung W D, dari Staf Ahli Bidang Pertahanan Keamanan Setjen Wantannas menjadi Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas

9. Laksma TNI Denih Hendrata, dari Waasintel KSAL menjadi Staf Ahli Bidang Pertahanan Keamanan Setjen Wantannas

10. Laksma TNI Akmal, dari Dansatinduk Bais TNI menjadi Waasintel KSAL

11. Kolonel Laut (T) Hakman Tallulembang dari Sekdispamsanal menjadi Dansatinduk Bais TNI

12. Laksda TNI Didik Setiyono, dari Asops KSAL menjadi Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Sismennas Lemhanas

13. Laksda TNI Dadi Hartanto, dari Pangkoarmada III menjadi Asops KSAL 1

4. Laksda TNI Irvansyah, dari Pangkolinlamil menjadi Pangkoarmada III

15. Laksda TNI Arsyad Abdullah, dari Kaskogabwilhan III menjadi Pangkolinlamil

16. Laksma TNI Maman Firmansyah dari Kas Koarmada III menjadi Kas Kogabwilhan III

17. Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, dari Danlantamal X Jpr Koarmada III menjadi Kas Koarmada III

18. Kolonel Mar Feryanto Pardamean, dari Paban IV Renlat Ditdiklat Kodiklatal menjadi Danlantamal X Jpr Koarmada III

19. Laksma TNI Herjunianto, dari Pati Sahli KSAL Bidang Soskumdang menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun)

20. Kolonel Laut (T) Dony Ruswandi, dari Pamen Sahli Bidang Perbendaharaan Sahli KSAL Bidang Ekojemen menjadi Pati Sahli KSAL Bidang Soskumdang

21. Laksma TNI Yudi Y Trividyaputra, dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun)

22. Laksma TNI Asep Wawan Winandi, dari Staf Khusus KSAL menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun)

17 Pati TNI AU:

1. Marsma TNI Indrianto Wibowo Leksono, dari Karo Telematika Settama Lemhannas menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Kepemimpinan Lemhannas

2. Marsma TNI Mohammad Syafi’i, dari Staf Khusus KSAU menjadi Karo Telematika Settama Lemhannas

3. Marsma TNI Reki Irene Lumme, dari Kadilmilti I Medan Mahkamah Agung menjadi Kadilmilti II Jakarta Mahkamah Agung

4. Marsma TNI Haryo Kusworo, dari Kadiskumau menjadi Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung

5. Marsma TNI Evi Zuraida, dari Ir Babinkum TNI menjadi Kadiskumau

6. Kolonel Sus B Subiyantoro, dari Sesdiskumau menjadi Ir Babinkum TNI

7. Marsda TNI Trusta Yuniarta, dari Pa Sahli TK III Bidang Ekkudag Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun)

8. Marsma TNI Nailul Humam dari Staf Khusus KSAU menjadi Pa Sahli Tk III Bidang Ekkudag Panglima TNI

9. Marsma TNI V Andy P Suartha, dari Pa Sahli Tk II Intekmil Sahli Bidang Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun)

10. Marsma TNI I Putu Gede Suartika, dari Pati Sahli KSAU Bidang Kersalem menjadi Staf Khusus KSAU

11. Kolonel PNB Jeffry Yandi, dari Pamen Sahli KSAU Bidlurgi Sahli KSAU Bidang Kersalem menjadi Pati Sahli KSAU Bidang Kersalem

12. Marsma TNI Anang Nurhadi S, dari Irops Itjenau menjadi Wairjenau (validasi orgas)

13. Marsma TNI Yulianta, dari Staf Khusus KSAU menjadi Irops Itjenau

14. Kolonel Pnb Sugiharto Prapto W, dari Pamen Sopsau menjadi Ses Itjenau (validasi orgas)

15. Kolonel Adm Soni Bayu Putranto, dari BP Satker Mabesau Diskuau menjadi Irben Itjenau (validasi orgas)

16. Kolonel Tek Susanto, dari Sesdisaeroau menjadi Ir Koharmatau (validasi orgas) 1

7. Kolonel Tek Y Catur Prasetiyanto Panggih, dari Irbinsumda Itjenau menjadi Irum Itjenau (validasi orgas)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Upaya Bersama Diperlukan untuk Jaga Situasi Kondusif Saat Idul Fitri

Oleh: Hafidz Ramadhan Pratama Perayaan Hari Raya Idul Fitri yang selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, dinamika sosial, serta potensi kerawanan keamanan, kebutuhan akan sinergi lintas sektor menjadisemakin mendesak untuk diwujudkan secara konkret. Stabilitas keamanan dan ketertibanmasyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan jugamemerlukan dukungan aktif dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga peran strategismedia sebagai penyampai informasi yang membentuk persepsi publik. Dalam konteks ini, menjaga suasana kondusif bukan sekadar upaya teknis, tetapi juga merupakan bagian darikomitmen kolektif dalam merawat persatuan di tengah keberagaman. Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasiantara kepolisian dan media melalui momentum buka puasa bersama insan pers yang tergabungdalam Pokja Polda Jatim. Kegiatan yang turut dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce serta jajaran pejabat utama tersebut menjadi simbol bahwa komunikasi yang terbuka dansinergitas yang solid merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya saatada agenda nasional dan Idul Fitri. Dalam pandangannya, insan pers memiliki posisi strategissebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepadamasyarakat, sehingga mampu mencegah berkembangnya informasi yang menyesatkan. Irjen Nanang Avianto juga melihat bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampaiinformasi semata, tetapi juga berperan sebagai penyejuk di tengah dinamika sosial yang berkembang. Dalam situasi yang rawan terhadap provokasi dan penyebaran informasi yang tidakterverifikasi, media diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang edukatif sertamembangun opini publik yang konstruktif. Dengan demikian, masyarakat tidak mudahterpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu keresahan atau konflik. Ia menekankan bahwaketerbukaan informasi publik merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkantransparansi dan akuntabilitas, yang pada akhirnya akan memperkuat kepercayaan masyarakatterhadap institusi negara. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Wakil Gubernur Abdullah Vanath turutmengingatkan pentingnya menjaga harmoni dan memperkuat toleransi antarumat beragama, terutama karena perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi berlangsung dalam waktu yang berdekatan. Abdullah Vanath menilai bahwa masyarakat Maluku memiliki pengalaman panjangdalam menjaga kebersamaan, sehingga diharapkan mampu mempertahankan kondisi yang amandan damai. Ia menegaskan bahwa masyarakat saat ini telah menunjukkan kedewasaan dalamkehidupan sosial, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecahbelah persatuan. Abdullah Vanath juga mengingatkan bahwa pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran agar konflik serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, tidak ada alasan bagi masyarakat untukkembali pada situasi yang pernah menimbulkan perpecahan. Justru, momentum perayaankeagamaan harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan saling menghormati. Dalam konteks ini, toleransi bukan hanya menjadi konsep normatif, tetapi harus diwujudkandalam sikap nyata, seperti menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing umat beragama. Langkah konkret juga ditunjukkan melalui koordinasi yang dilakukan Pemerintah ProvinsiMaluku dengan forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, serta aparat keamanan. Sinergi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini, sehingga perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Pendekatankolaboratif ini menunjukkan bahwa stabilitas tidak dapat dicapai secara parsial, melainkanmelalui kerja sama yang terintegrasi. Hal senada juga disampaikan Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Edy Murbowo S.I.K. M.Si. yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan danketertiban wilayah saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam keterangannya, Irjen Edy Murbowo menekankan pentingnya menjagakebersamaan dan memperkuat nilai-nilai toleransi sebagai fondasi utama dalam menciptakanstabilitas keamanan. Ia menilai bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hiduprukun, melainkan kekuatan yang dapat memperkokoh persatuan. Irjen Edy Murbowo juga melihat bahwa momentum perayaan dua hari besar keagamaan yang berdekatan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Iamengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing agar tetapaman dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan dengan tertib dan penuhkedamaian. Seruan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tanggungjawab aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah telah menunjukkan berbagai capaian signifikan dalammenjaga stabilitas nasional, mulai dari keberhasilan mengendalikan inflasi terutama saat haribesar keagamaan, peningkatan efektivitas pengamanan arus mudik melalui koordinasi lintasinstansi, hingga penguatan layanan publik berbasis digital yang semakin memudahkanmasyarakat dalam mengakses informasi dan layanan. Selain itu, upaya memperkuat moderasiberagama serta pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan juga berkontribusi dalammenciptakan suasana yang lebih kondusif di berbagai daerah, sehingga kepercayaan publikterhadap pemerintah terus meningkat. Dengan melihat berbagai upaya yang telah dilakukan oleh aparat keamanan, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, dapat disimpulkan bahwa menjaga situasi kondusif saat Idul Fitrimembutuhkan komitmen bersama yang berkelanjutan. Sinergi antara media, pemerintah, danmasyarakat harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus menjaga persatuan, meningkatkantoleransi, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai, sehinggamomentum Idul Fitri benar-benar menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuatharmoni sosial di Indonesia. *) Peneliti Keamanan Dalam Negeri dan Komunikasi Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini