5 Fakta Benito Mussolini, Peletak Batu Pertama Fasisme Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Benito Mussolini adalah orang yang paling bertanggung jawab atas terciptanya Fasisme di dunia, berikut dengan kekejaman-kekejaman yang tercatat dalam sejarah, terutama di Italia.

Lahir pada 29 Juli 1883, Mussolini adalah mantan Perdana Menteri ke-27 Italia yang dikenal otoriter dan bengis, yang menjabat sejak tahun 1922, hingga ia diusir pada 1943.

Berikut, 5 fakta tentang perjalanan karir politik Benito Mussolini, orang yang meletakkan batu pertama Fasisme di dunia:

1. Seorang Wartawan

Sebelum memimpin Partai Fasis Nasional, Mussolini awalnya adalah seorang anggota Partai Sosialis Italia, dan merupakan wartawan sekaligus yang pernah bergabung dengan beberapa surat kabar, salah satunya adalah Avanti!.

2. Perang Dunia I

Pada 1912 hingga 1914, Mussolini ikut dalam Perang Dunia I sebagai prajurit nasionalis. Dari perperangan ini, Mussolini terus mengkampanyekan Fasci di Combattimento hingga tahun 1919. Ia kemudian mendeklarasikan politik Fasisme Italia yang meledak pada 1921.

3. Perdana Menteri

Pria bernama asli Benito Amilcare Andrea Mussolini ini tiba-tiba memenangkan hati rakyat dengan politik Fasisme. Ia lalu terpilih sebagai Perdana Menteri ke-27 Italia tahun 1922 dan mulai menggunakan gelar Duce Il pada 1925.

Setelah tahun 1936, gelar resminya adalah Sua Eccellenza Benito Mussolini, Capo del Governo, Duce del Fascismo e Fondatore dell’Impero (Yang Mulia Benito Mussolini, Kepala Pemerintahan, Duce Fasisme, dan Pendiri Kekaisaran). Mussolini juga memegang pangkat militer tertinggi First Marshal of the Empire bersama dengan Raja Victor Emmanuel III. Mussolini tetap berkuasa sampai ia digantikan pada tahun 1943 dan selama periode yang singkat ini hingga ia meninggal, ia menjabat menjadi pemimpin dari Italian Social Republic.

4. Mengekor ke Jerman

Mussolini sadar, Italia tak memiliki kapasitas mumpuni dalam militer, namun terlanjur terjebak pada perang melawan Prancis dan Inggris. Ia kemudian bergabung bersama Jerman yang dipimpin Adolf Hitler dengan partai Nazi pada Perang Dunia II.

Melalui Ordine del giorno Grandi pada 24 Juli 1943, Mussolini dikalahkan dalam pemilihan di Dewan Besar Fasisme dan sehari setelahnya, Raja menangkap Mussolini. Pada tanggal 12 September 1943, Mussolini diselamatkan dari penjara daring Gran Sasso oleh pasukan khusus Jerman.

5. Eksekusi Gantung Terbalik

Mussolini ditangkap ketika ia mencoba melarikan diri ke utara. Ia diringkus lalu dieksekusi di dekat Danau Como. Jasadnya dibawa ke Milan, untuk digantung terbalik dan dipertontonkan kepada publik.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat jadi Tonggak Pemerataan Pendidikan

Oleh: Didin Waluyo)* Komitmen pemerintahan Prabowo Subianto dalam mewujudkan akses pendidikanyang lebih merata terlihat semakin nyata. Pemerintah akhirnya menetapkanDesember 2025 sebagai titik awal pembangunan Infrastruktur Sekolah Rakyat.  Langkah ini dipandang sebagai dorongan baru untuk menegaskan bahwapendidikan tidak boleh menjadi hak istimewa bagi segelintir kelompok saja.Pembangunan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa negara mulai menempatkankualitas dan aksesibilitas pendidikan sebagai prioritas utama.  Pembangunan infrastruktur ini masuk dalam pembangunan tahap II yang dilakukandi 104 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan memulai proyek pada akhir 2025, pemerintah ingin memastikan bahwa percepatan pembangunan dapat segeradirasakan oleh masyarakat luas. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Pembangunan Sekolah Rakyat Adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangunsumber daya manusia yang unggul. Ia menjelaskan bahwa Pembangunan tahap II dilakukan guna memperluas akses Pendidikan berkualitas bagi anak-anak darikeluarga kurang mampu.  Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementerian PU, total anggaran yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat ini sebsar Rp20 triliun, yang mana biaya pembangunan diperkirakan Rp200 miliar per sekolah. Sementara itu 104 lokasi yang tersebar antara lain, 27 lokasi di Sumatera, 40 lokasidi Jawa, 12 lokasi di Kalimantan,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini