Tips Sehat dan Semangat Bekerja selama Bulan Ramadhan

Baca Juga

Mata Indonesia – Pada bulan Ramadhan ini setiap umat muslim berkewajiban untuk menunaikan ibadah puasa. Ketika menjalankan ibadah puasa tidak dapat dipungkiri bahwa puasa tersebut bisa berpotensi menurunkan semangat dalam bekerja.

Dilansir Kemenkes.go.id ada beberapa tips agar saat menjalankan puasa tetap produktif dalam bekerja ;

Sahur dan Berbuka Puasa Cukup

Mengkonsumsi makanan yang sehat saat berpuasa sangat diperlukan. Oleh karena itu, saat sahur dan saat berbuka makanlah makanan yang kaya akan air dan makanan yang seimbang minimal mengandung karbohidrat, protein, lemak,vitamin, dan mineral

Mengatur Jadwal

Agar dapat mencegah tidak malas bekerja saat puasa, rencanakan jadwal seefisien mungkin. Hal ini bisa membuatmu lupa akan haus dan lapar yang dapat dialami, dan fokus untuk menyelesaikan berbagai tanggung jawab yang ada sesuai dengan jadwal yang disusun.

Manfaatkan Waktu Rehat

Meskipun waktu istirahat di bulan Ramadan terasa lebih singkat, sebaiknya tetap memanfaatkan waktu lowong tersebut. Sebagai contoh, setelah selesai beribadah bisa gunakan waktu rehat di siang hari untuk tidur sejenak guna mengembalikan energi. Dengan demikian, tubuh akan lebih fokus dan semangat untuk kembali bekerja.

Mantapkan Niat dan Tekat

Hal ini akan membantu untuk menghadapi semua tantangan kala bekerja di bulan Ramadan. Ini juga bisa menjadi langkah yang penting untuk mencegah malas bekerja saat berpuasa. Maka dari itu, jangan lupa untuk selipkan niat dan tekat berpuasa saat beribadah

Beri Jeda Yang Cukup

Beri jeda maksudnya adalah tidak perlu memaksakan diri, Ketika bekerja bisa beristirahat lebih sering jika memang pekerjaan tersebut sedang tidak memiliki deadline yang mendesak 

Olahraga Yang Ringan

Cari waktu yang sesuai untuk berolahraga menjelang buka puasa ataupun setelah buka puasa. Hindari olahraga yang memiliki intensitas yang menguras banyak energi. Usahakan olahraga dalam waktu singkat, tujuan utama agar tetap menjaga fisik ideal dan sehat untuk produktif saat bulan Ramadhan

Bangun Lebih Awal & Tidur Tidak Larut Malam

Dengan tidur yang cukup akan mengembalikan stamina tubuh setelah beraktivitas penuh yang dapat membuat lebih bersemangat menjalankan pekerjaan sehari-hari

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini