Sepekan Dibuka Jumlah Pelamar CPNS 2019 Tembus 3,3 Juta Orang

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA– Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mencatat saat ini jumlah pelamar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 tembus di angka 3,3 juta orang.

Plt. Kabiro Humas BKN Paryono mengatakan ada 3.348.377 sudah membuat akun, 1.366.844 sudah mengisi formulir, 633.800 sudah submit.

Angka pendaftar CPNS 2019 yang sudah membuat akun terpantau naik 300 ribu orang dibandingkan Senin 18 November 2019 malam. Sementara jumlah yang memasukkan formulir naik 150 ribu orang.

Paryono menyebut sudah ada 517 instansi yang membuka formasi. Total instansi yang ikut CPNS 2019 adalah 67 kementerian/lembaga dan 461 pemerintah daerah.

Lowongan CPNS di Kementerian Hukum dan HAM masih jadi primadona di seleksi CPNS 2019. Namun, ada juga kementerian yang belum membuka formasi seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Paryono pun mengajak pelamar untuk mengikuti informasi dari media sosial resmi BKN. Tiap malam ada update terbaru mengenai jumlah pelamar.

“Kami keluarkan update, jumlah pembuat akun, yg submit, 5 instansi terbanyak pendaftar, 10 formasi yg paling diminati,” katanya.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 mencapai 3.048.190 orang hingga Senin 18 November 2019 sore. Para pelamar tersebut telah membuat akun dalam portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN).

Namun dari jumlah tersebut, baru 1.110.622 pelamar  CPNS 2019 yang mengisi formulir, dan hanya 485.006 pelamar menuntaskan langkah pendaftaran hingga tahap ‘submit’.

Berdasarkan data yang termuat dalam fan page facebook BKN, tercatat Kementerian Hukum dan HAM yang menyediakan 4.312 formasi menjadi instansi yang paling diminati pelamar CPNS Tahun Anggaran 2019.

Dikutip dari laman Setkab, Selasa 19 November 2019, ada 5 intansi yang memiliki jumlah pelamar CPNS 2019 terbanyak, yaitu, Kementerian Hukum & HAM 119.276, Kejaksaan Agung 17.286, Pemerintah Provinsi Jawa Timur 6.334, Kementerian Agama 5.862 dan Pemerintah Kabupaten Bogor sebanyak 4.756 pelamar.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini