Roy Kiyoshi Positif Konsumsi Benzo, 21 Butir Psikotropika jadi Barang Bukti

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Teka-teki apakah paranormal Roy Kiyoshi menggunakan narkoba akhirnya terkuak. Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan menyebut, hasil tes urine pembawa acara mistis itu positif mengandung benzo.

“Saat kami lakukan tes urine, positif benzo,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat 8 Mei 2020.

Vivick menjelaskan, penangkapan pukul 17.00 WIB dilakukan di kediamannya di daerah Cengkareng, Jakarta Barat.

Sebelum penangkapan, petugas menggunakan alat pelindung diri ketika melakukan penggeledahan kediaman pukul 17.00 WIB. “Saat penggeledahan, ditemukan barang bukti psikotropika,” kata Vivick.

Terkait jenis psikotropika apa saja yang ditemukan petugas, Vivick menyebut, ada 21 butir dan berdasarkan hasil tes urine positif benzo.

Benzo merupakan sebutan lain benzodiazepin, obat yang memiliki efek sedatif atau menenangkan.

Benzodiazepin diresepkan bagi mereka yang cemas atau tertekan dan dapat digunakan dalam pengobatan jangka pendek untk beberapa masalah tidur tertentu.

Benzodiazepin (BZD, BDZ, BZs) adalah kelas obat-obatan psikoaktif yang struktur kimianya adalah fusi dari cincin benzena dan cincin diazepine.

Obat pertama golongan itu, chlordiazepoxide (Librium), ditemukan secara tidak sengaja oleh Leo Sternbach pada 1955 dan dijual pada 1960 oleh Hoffmann-La Roche yang sejak 1963 telah memasarkan benzodiazepine diazepam atau Valium.

Terkait kondisi Roy Kiyoshi setelah dibawa ke mapolres Metro Jakarta Selatan, Vivick menyebut, pria berusia 33 tahun tersebut dalam kondisi baik dan sehat.

Roy Kiyoshi bernama asli Roy Kurniawan. Dia mulai dikenal setelah menjadi pembawa acara program Karma di ANTV. Tak hanya itu dirinya juga pernah membintangi beberapa sinetron pada 2018 seperti Karma The Series dan Roy Kiyoshi Anak Indigo.

Dirinya ditangkap Rabu 6 Mei 2020 pukul 17.00 WIB di rumahnya terkiat dugaan penggunaan narkoba.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini