PSBB DKI, Peter Bonetti Meninggal Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Klub sepakbola Chelsea berduka pada Minggu 12 April 2020. Sebabnya, di masa PSBB DKI Jakarta, eks penjaga gawang terbaiknya, Peter Bonetti, meninggal dunia.

Kabar meninggalnya pemain berusia 78 tahun itu diumumkan melalui laman resmi tim berjuluk The Blues tersebut. Bonetti diketahui sakit sejak lama namun Chelsea tak menjelaskan penyakitnya.

“Klub Sepak Bola Chelsea sangat bersedih untuk mengumumkan meninggalnya salah satu pemain terbaik kami sepanjang masa, Peter Bonetti. Kami menyatakan berduka yang sangat mendalam kepada keluarga dan rekan-rekan Peter. Bonettti merupakan penjaga gawang besar di era 1960-an dan 1970-an,” kata Chelsea dalam pernyataan resminya.

Semasa hidupnya, Bonetti bermain sebanyak 729 kali bersama chelsea. Dia merupakan pemain dengan jumlah pertandingan terbanyak kedua dalam sejarah The Blues. Rekor Bonetti hanya kalah dari mantan kapten Chelsea, Ron Harris.

Pria kelahiran London tersebut juga sempat mencatatkan diri sebagai penjaga gawang terbaik Chelsea karena mencatatkan 208 laga tanpa kebobolan. Rekor itu baru dapat dipecahkan oleh Petr Cech pada 2014.

Memiliki postur yang ideal, hanya 180 cm, pun dia memiliki kelebihan pada kelincahannya. Karena itu suporter Chelsea menjuluki Bonetti sebagai Si Kucing.

Selama berseragam Chelsea, Bonetti sempat memberikan gelar juara Piala Winner, Piala FA, Piala Liga dan juga juara divisi kedua Liga Inggris.

Media Inggris BBC menyebutkan juga merupakan pemain Timnas Inggris saat menjari juara dunia pada 1966, namun dia tak pernah bermain sekalipun karena kalah bersaing dengan Gordon Banks.

Bonetti tampil sebanyak tujuh kali bersama Timnas Inggris dan bermain di Piala Dunia 1970. Sayangnya Inggris yang berstatus sebagai juara bertahan dikalahkan Jerman Barat di babak perempat final.

Setelah pensiun, Bonetti juga sempat menjadi pelatih penjaga gawang di Chelsea dan Timnas Inggris. Dia juga dikenal dekat dengan eks pemain Timnas Inggris Kevin Keegan. Keduanya pernah sama-sama melatih di Manchester City, Newcastle United dan Fulham.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini