Hujan Disertai Angin Kencang Terjadi di Sebagian Jakarta

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Peringatan bagi warga Jabodetabek. Siapkan jaket dan payung jika kalian mau jalan keluar.  Bagi yang di rumah, mulai cek genteng dan sudut-sudut atap rumah kalian.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memperkirakan hari ini sebagian wilayah di Jakarta akan diguyur hujan lebat disertai angin kencang.

”Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada siang/sore hingga malam hari,” tulis BMKG, Senin, 27 September 2021.

Pada pagi hari, hujan ringan akan terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Sedangkan di Kepulauan Seribu pada pagi hari ini diperkirakan terjadi hujan disertai petir.

Pada malam hari hampir semua wilayah diguyur hujan ringan. Hanya wilayah Jakarta Timur yang berawan. Suhu udara diperkirakan mulai dari 23 derajat celsius hingga 33 derajat celsius. Kelembaban tercatat 70 – 85 persen.

BMKG juga memperingatkan adanya potensi hujan disertai angin kencang pada siang/sore hingga malam hari di wilayah Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor. Sedangkan Kota Tangerang, Tangerang Selatan dan Tigaraksa akan diguyur hujan sedang pada siang hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Employment from the Village: Koperasi Merah Putih dan Ekonomi Kerakyatan

Oleh : Pratama Dika SaputraGagasan membangun ekonomi nasional dari desa kembali menemukan momentumnya melalui program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah. Dalam konteks ketimpanganpembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah, pendekatan berbasis desa menjadi strategi yang tidak hanya relevan, tetapi juga mendesak. Desa bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki potensi besar dalammenciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong kemandirian nasional. Program Koperasi Merah Putih menjadi representasi nyata dari upaya tersebut, denganorientasi pada penciptaan employment from the village yang berbasis ekonomi kerakyatan.Target ambisius pemerintah untuk membangun lebih dari 25 ribu koperasi dalam waktu singkatmencerminkan keseriusan dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa koperasi harus menjadi institusi ekonomi yang nyata, bukan sekadar formalitas administratif. Oleh karena itu, koperasi dirancang memiliki fasilitaslengkap seperti gudang, alat pendingin, hingga kendaraan distribusi agar mampu beroperasisecara efektif dan efisien. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokuspada kuantitas, tetapi juga kualitas kelembagaan yang mampu menjawab kebutuhan riilmasyarakat desa.Kehadiran koperasi sebagai agregator ekonomi desa memiliki implikasi besar terhadappenciptaan lapangan kerja. Dengan memotong rantai distribusi yang panjang, koperasi dapatmeningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka peluang kerja baru di sektorlogistik, pengolahan, hingga pemasaran. Model ini memungkinkan masyarakat desa untuk tidaklagi bergantung pada pusat-pusat ekonomi di kota, melainkan menciptakan ekosistem ekonomiyang mandiri di wilayahnya sendiri. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menekanurbanisasi serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.Lebih jauh, Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai solusi terhadap persoalan klasik yang dihadapi petani dan nelayan, yakni keterbatasan akses pasar dan pembiayaan. Dengan adanyalayanan simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga fasilitas penyimpanan seperti cold storage, koperasi dapat menjadi tulang punggung bagi sektor produktif di desa. Hal ini sejalan denganupaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, yang sangatbergantung pada optimalisasi potensi daerah.Namun demikian, skala besar program ini juga menghadirkan tantangan yang tidak kecil. Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangatditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini