Gelombang Tinggi Ancam Warga Selatan Gunungkidul, Begini Antisipasi BPBD agar Minimalisasi Korban Laka Laut

Baca Juga

Mata Indonesia, Gunung Kidul – Warga pesisir selatan Gunungkidul diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi yang akan terjadi dalam dua hari mendatang.

Berdasarkan prakiraan dari BMKG, terdapat potensi kenaikan gelombang antara 1,3 hingga 4 meter.

Purwono, Kepala BPBD Gunungkidul, telah menerima informasi mengenai peringatan tentang potensi kenaikan gelombang. Diperkirakan kenaikan tersebut akan terjadi dalam waktu dua hari mendatang.

“Peningkatan gelombang diperkirakan akan terjadi di seluruh perairan DIY, termasuk di kawasan pesisir Gunungkidul,” ungkap Purwono, Sabtu 20 Mei 2023.

Dia menjelaskan bahwa informasi tersebut telah disampaikan kepada anggota Satlinmas Rescue Istimewa di wilayah Gunungkidul. Selain itu, tindakan pencegahan telah dilakukan untuk keamanan.

Salah satu tindakan tersebut adalah pengecekan jalur evakuasi di beberapa titik pantai di Gunungkidul.

“Tinggi gelombang diperkirakan mencapai empat meter. Petugas juga telah memantau jalur evakuasi di kawasan pantai,” jelasnya.

Purwono menekankan bahwa kewaspadaan bukan hanya berlaku bagi pengunjung dan pedagang pantai, tetapi juga bagi para nelayan terhadap bahaya gelombang tinggi.

“Kami menyarankan agar jika kondisi tidak memungkinkan, jangan memaksakan untuk melaut. Lebih baik menunggu sampai kondisi benar-benar aman sebelum memulai aktivitas menangkap ikan,” katanya.

Selain itu, Purwono juga menambahkan bahwa beberapa titik rawan telah dipasang spanduk agar pengunjung tidak berada di dekatnya.

“Salah satu spanduk memberi peringatan tentang tebing yang rawan runtuh. Oleh karena itu, kami mengimbau agar pengunjung tidak berada di bawah tebing tersebut,” sambungnya.

Sementara, Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Surisdiyanto mengatakan bahwa ancaman gelombang tinggi di laut telah diinformasikan kepada pelaku usaha di pantai.

Ia berharap peringatan dini ini dapat direspons dengan bijak agar gelombang tinggi tidak menyebabkan kerugian atau korban jiwa.

“Petugas telah siap dan terus memantau di wilayah tugas masing-masing,” ucapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tak hanya Beras, Harga Bahan Pokok Ini Ikut-ikutan Meroket jelang Ramadan

Mata Indonesia, Yogyakarta - Harga berbagai bahan pokok di Yogyakarta kini tengah melonjak menjelang Ramadan, bukan hanya harga beras saja yang mengalami kenaikan signifikan. Di Pasar Beringharjo, harga beberapa komoditi seperti telur ayam dan gula pasir juga mengalami kenaikan yang cukup mencolok.
- Advertisement -

Baca berita yang ini