'Joker' Menatap Oscar

Baca Juga

MINEWS, INTERNASIONAL – ‘Joker’, film yang dibintangi Joaquin Phoenix, langsung mendapat sambutan istimewa secara internasional. Meski belum tayang secara resmi, namun, film ini sudah diputar perdana di festival film Venesia, Italia pada 31 Agustus 2019 lalu.
Bayangkan, ‘Joker’ dengan cepat langsung menyabet piala Golden Lion untuk kategori film terbaik di festival film Venesia, Sabtu 7 September 2019. Film ini disebut benar-benar menggemparkan seluruh peserta yang hadir dalam festival tersebut.
Mengantongi Golden Lion tentu saja tak membuat seluruh pihak terlibat dalam film ini puas. Kini, Joker menatap capaian yang lebih tinggi lagi, bahkan yang paling tinggi di jagat film, yakni penghargaan Academy Awards alias Oscar.
Semua prestasi dan pujian yang diperoleh film ini tak lepas dari upaya super keras sang aktor, Joaquin Phoenix. Ia disebut-sebut sempat hampir gila karena sulitnya peran Joker sang villain DC Comics itu untuk dimainkan, ditambah harus menurunkan berat badan secara ekstrem.
Namun, sang sutradara Todd Philips selalu menyemangati Phoenix. Ia bahkan memujinya dengan sebutan ‘aktor paling tanggung, berani dan berpikiran terbuka’, yang pernah dikenalnya.
“Terima kasih telah mempercayai saya dengan bakat menakjubkan Anda,” kata Philips memuji Phoenix.
Namun, pertanyaan besarnya, apakah Joker mampu menyabet gelar Oscar dalam kategori film terbaik selanjutnya? Kita tunggu saja.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini