Ini Alasan Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT Rizky Billar

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Lesti Kejora akhirnya buka suara terkait keputusannya mencabut laporan KDRT Rizky Billar di Polres Metro Jakarta Selatan.

Billar sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. Lesti kemudian datang dengan maksud damai dan mencabut laporan.

“Terima kasih banyak dari mulai saya lapor sampai proses berjalan. Alhamdulillah pada akhirnya saya memutuskan untuk mencabut laporan terhadap suami saya,” ujar Lesti.

Lesti membeberkan, keputusannya mencabut laporan KDRT karena faktor anak.

“(Alasannya) Anak saya. Mau bagaimana pun suami saya, bapak dari anak saya. Beliau juga alhamdulillah sudah mengakui perbuatannya dan meminta maaf pada saya dan keluaga, dan insya Allah, kakak dan ibu saya, sangat begitu memaafkan perbuatan suami saya, dan tidak akan terulang lagi,” ungkapnya.

Billar resmi ditahan Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis 13 Oktober 2022. Rencananya, dia akan ditahan selama 20 hari ke depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini