Lagi, Mbah Moen Doakan Jokowi Menang Pilpres

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Ulama sepuh sekaligus Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen lagi-lagi mendoakan Joko Widodo memenangkan Pilpres 2019 dan terpilih kembali sebagai Presiden RI.

“Ya Allah, jadikanlah Jokowi pemimpin kedua kalinya dan jadikan pemerintahan kedua lebih baik dari yang pertama,” kata Mbah Moen saat menghadiri Hari Lahir Ke-46 PPP di Jakarta, Kamis 28 Februari 2019.

Di momen itu, Jokowi hadir sebagai presiden RI. Mbah Moen juga beberapa kali menyebut Jokowi dengan sebutan Jaa’a qowiyyun atau artinya telah datang orang yang kuat.

Tak hanya mendoakan Jokowi memenangkan pilpres, Mbah Moen juga berdoa untuk keberlangsungan Indonesia yang damai dan masyarakatnya sejahtera.

Menanggapi doa itu, Ketua Umum PPP Romahurmuziy berkata Mbah Moen sebagai ulama paling sepuh se-Nusantara telah menegaskan pilihan politiknya yakni kepada Jokowi.

“Sebagai ulama paling dihormati, sikap Mbah Moen jelas dan tegas,” ujar Romi, sapaan akrabnya.

Romi mengatakan, di antara putra Mbah Moen ada yang berseberangan secara politik dengan ayah mereka. Namun, yang berbeda hanya seorang dari sembilan orang putra tokoh karismatik Nahdlatul Ulama ini.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini