Jokowi: Pemilu 2019 Yakinkan Pebisnis dan Investor

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Menyelenggarakan Pemilu tanpa kekacauan, menurut Presiden Joko Widodo alias Jokowi telah meyakinkan pelaku usaha dan investor Indonesia pantas untuk membangun bisnis mereka.

“Kita semua kembali pada kehidupan sehari-hari, kita kembali bekerja keras membangun negara ini,” ujar Jokowi di Jakarta, Sabtu 20 April 2019.

Dia menegaskan tidak perlu ada yang ditakuti. Presiden sendiri Sabtu ini menghabiskan waktu liburnya dengan makan siang bersama tim relawan di mal Gran Indonesia.

Jokowi mengaku tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan dalam perjalanannya dari Bogor.

Menurutnya, perbedaan dalam menentukan pilihan di Pemilu 2019 merupakan hal yang wajar.

Namun, masyarakat dan kontestan pesta demokrasi itu tetap harus menunggu dan menghormati hasil penghitungan resmi KPU.

Pemilu 2019 dilaksanakan serentak pada Rabu, 17 April di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Pemilu ini adalah pertama kalinya menggabungkan pemilihan presiden dan pemilihan anggota legislatif.

Pemilu serentak ini diikuti 190.770.329 WNI di dalam dan luar negeri.

Berita Terbaru

Saat Pemerintah dan BI Bersinergi Menjaga Rupiah

Oleh : Ricky Rinaldi Stabilitas nilai tukar rupiah memiliki peran penting dalam menjaga ketahananekonomi nasional. Di tengah dinamika ekonomi global yang dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik, perubahan kebijakan moneter negara maju, serta fluktuasi pasar keuangan internasional, nilai tukar menjadi salah satu indikator yang mencerminkan kepercayaan terhadap perekonomian suatu negara. Dalam situasitersebut, sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia menjadi faktor kunci dalammenjaga stabilitas rupiah sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional.Nilai tukar tidak hanya berkaitan dengan transaksi perdagangan internasional, tetapijuga berpengaruh terhadap inflasi, investasi, dan daya beli masyarakat. Ketika rupiah berada dalam kondisi stabil, pelaku usaha dapat melakukan perencanaanbisnis dengan lebih baik dan masyarakat memiliki kepastian yang lebih besar dalammenjalankan aktivitas ekonomi. Karena itu, stabilitas rupiah menjadi kepentinganbersama yang perlu dijaga secara berkelanjutan.Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa stabilitasekonomi merupakan prasyarat penting bagi keberhasilan pembangunan nasional. Dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang, pemerintahberkomitmen menjaga kepercayaan pasar melalui kebijakan yang terukur dan berorientasi pada kepentingan jangka panjang. Stabilitas rupiah menjadi bagian dariupaya menciptakan iklim ekonomi yang sehat dan kondusif.Pemerintah memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal yang disiplin dan berkelanjutan. Pengelolaan Anggaran Pendapatandan Belanja Negara yang sehat memberikan sinyal positif kepada pasar bahwaperekonomian nasional berada dalam kondisi yang terkendali. Ketika kebijakan fiskalberjalan secara kredibel, tekanan terhadap nilai tukar dapat diminimalkan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa koordinasi kebijakanmenjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai risiko ekonomi global. Menurutnya, pengelolaan fiskal yang prudent perlu berjalan seiring dengankebijakan moneter yang responsif agar stabilitas ekonomi dapat tetap terjaga. Pendekatan yang terintegrasi akan memperkuat kemampuan Indonesia menghadapiberbagai tekanan eksternal.Di sisi lain, Bank...
- Advertisement -

Baca berita yang ini