Perangi Covid19 Luhut Larang Contoh AS atau Cina, Tapi Rusia dan Jerman

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bukan Amerika Serikat atau Cina, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengharapkan Indonesia bisa meniru langkah Rusia, Taiwan dan Jerman untuk mengatasi pandemi Covid19.

Menurutnya ketiga negara itu sangat kompak dan mengedepankan sinergitas dalam menangani dampak Covid19 sehingga pemulihan bisa dilakukan dengan cepat.

“Ada analisa bahwa Jerman paling cepat menangani Covid19. Mereka melakukan sinergi dengan sangat padu,” ujar Luhut seperti dikutip Selasa 28 Juli 2020.

Maka dia berharap Luhut mengimbau pemerintah dan masyarakat Indonesia bersatu dan kompak menyelesaikan pandemi Covid19 ini.

Dia menegaskan masa krisis seperti sekarang bukan waktunya menjadi yang terbaik dan menyalahkan satu dengan lainnya namun justru saling melengkapi.

Luhut mengakui berbagai program pemerintah untuk memulihkan perekonomian nasional sudah lebih bagus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini