Chelsea Maju ke Final Piala FA, Lampard Puji Giroud

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Chelsea melaju ke final Piala FA usai mengalahkan Manchester United di semifinal. Pelatih Chelsea, Frank Lampard memuji profesionalisme Olivier Giroud.

Chelsea menundukkan MU dengan skor 3-1 di Stadion Wembley, Senin 20 Juli 2020 dini hari WIB. Tiga gol The Blues dicetak Giroud, Mason Mount, dan bunuh diri Harry Maguire. Gol tunggal MU dicetak Bruno Fernandes.

Di final, Chelsea akan menghadapi Arsenal yang kemarin berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-0. Dengan demikian, Derby London akan tersaji di partai puncak Piala FA.

Giroud mampu bangkit dari keterpurukan. Di paruh musim pertama, posisinya tergusur oleh Tammy Abraham. Bahkan, pada Januari lalu dia hampir pindah ke Inter Milan meskipun akhirnya batal. Pemain asal Prancis memilih bertahan di Stamford Bridge.

Kesempatan didapatkan Giroud ketika Abraham cedera. Mantan pemain Arsenal tak menyia-nyiakan kesempatan dan bisa memanfaatkan kepercayaan yang diberikan Lampard dengan gol demi gol.

“Giroud menjadi contoh bagus. Lihat saja cerita di musim ini. Tammy Abraham tampil bagus di awal, Olivier tak banyak dapat kesempatan. Tapi dia tetap berlatih keras,” ujar Lampard, dikutip dari BBC, Senin 20 Juli 2020.

“Dia bisa saja pindah di Januari, tapi kenyataannya tidak. Sikap dia selalu positif. Dia sangat mudah diajak bicara, karena dia sangat profesional. Saya tak terkejut. Dia selalu luar biasa,” katanya.

“Pemain-pemain muda harus mencontoh sikap profesionalitasnya, etos kerja, rendah hati, dan dia pemain tim. Kini dia mendapatkan apa yang sepantasnya dia dapatkan dan saya mendapatkan pemain yang secara reguluer mencetak gol,” ungkap Lampard.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini