Messi Hattrick, Barcelona Menggila

Baca Juga

MINEWS, INTERNASIONAL – Lionel Messi menyarangkan 3 gol alias mencetak hattrick saat Barcelona bentrok dengan Sevilla di Ramon Sanchez-Pizjuan, Sabtu 24 Februari 2019.

Pertandingan berakhir dengan kemenangan Barca 4-2. Satu gol lainnya dicetak oleh Luis Suarez, sementara dua gol tuan rumah dibukukan oleh Jesus Navas dan Gabriel Mercado.

Kemenangan ini membuat Barcelona semakin bertakhta di pucuk klasemen sementara dengan torehan 57 poin, terpaut 10 poin dari posisi kedua Atletico Madrid yang sudah mengantongi 47 poin.

Performa yang stabil dari Barcelona juga membuat tim Catalan ini bebas dari gangguan pesaing abadinya, Real Madrid yang saat ini berada di posisi ketiga dengan 45 poin, setelah sempat terseok-seok di paruh musim.

Pertandingan berjalan panas, Sevilla unggul lebih dulu atas Barca pada menit ke-22 melalui Jesus Navas. Memanfaatkan umpan dari Ben Yedder, Navas melakukan tendangan kaki kanan dari jarak dekat.

Hanya butuh empat menit bagi Barca untuk menyamakan kedudukan. Messi melepaskan tendangan kaki kiri dari tengah kotak penalti, usai menerima umpan dari Ivan Rakitic. Skor berubah jadi 1-1.

Namun, tim tuan rumah kembali unggul tiga menit sebelum jeda. Kali ini giliran tendangan terarah Gabriel Mercado yang merobek gawang Ter Stegen.

Skor berubah jadi 2-1 dan bertahan hingga babak pertama usai. Messi lagi-lagi menjadi masalah bagi Sevilla, setelah tendangan terukur kaki kanannya merobek gawang Sevila, setelah Dembele memberikan umpan matang mendatar.

Messi benar-benar menjadi pusat perhatian, setelah mencetak hattrickuntuk membawa Barca berbalik unggul 3-2. Menerima bola liar di depan gawang, Messi dengan mudah mencungkil bola untuk merobek gawang Sevilla. Alih-alih menyamakan kedudukan, Sevilla justru makin tertinggal.

Kali ini giliran Luis Suarez yang menjadi aktor terciptanya gol keempat Barca. Berawal dari umpan terobosan Messi, Suarez lepas dari kawalan bek Sevilla. Pemain asal Uruguay itu pun dengan mudah men-chip bola untuk menutup skor menjadi 4-2.

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini