Nah Kan Isi DM Sarah Salsabila Bocor, Ketahuan Cuma Pansos?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Selebgram Sarah Salsabila Keihl tengah jadi sorotan gegara pernyataannya soal menjual keperawanan.

Belakangan, Sarah pun meminta maaf ke publik dan menjelaskan jika statement lelang keperawanan yang dilontarkannya hanyalah candaan sarkas atau sindiran.

“Maaf sudah buat kegaduhan, sebenarnya lelang keperawanan itu bentuk sindiran aku terhadap masyarakat yang nggak peka sama situasi kayak gini, masih nongkrong dan lain-lain,” tulisnya di Instagram, Kamis, 21 Mei 2020.

Klarifikasi Sarah tersebut pun menuai cibiran netizen. Banyak yang menudingnya hanya pansos. Namun selebgram 24 tahun itu pun dengan tegas membantah tudingan netizen.

Sayangnya, sebuah akun gosip berhasil membongkar kedok asli Sarah Salsabila lewat bukti DM Instagram yang bocor.

Akun gosip @nyinyir_update_official mengunggah bukti percakapan Sarah dengan seseorang di DM Instagram.

“Sar beneran videonya?” tanya seseorang kepada Sarah.

“Nggak, buat engagement doang,” jawab Sarah.

Pengakuan itu membuat temannya terkejut. Ia bahkan sempat mengingatkan Sarah untuk berhati-hati menggunakan isu sensitif, virus corona.

“Gue tau elo lagi susah. Makanya bikin sensasi kayak gini kan? Otak bisnis lo, dasar. Nggak ngerti lagi gue,” sambungnya.

Potongan DM tersebut juga membuktikan jika Sarah sudah merencanakan membuat video klarifikasi. Dan ternyata seluruh aksinya ini sudah direncanakan secara matang.

“Haha, tunggu video klarifikasinya. Ini semua udah direncanain sama manajer aku mas,” tulis Sarah.

DM percakapan itu pun langsung menuai komentar pedas dari ratusan netizen.

“Jelas ini pansos. Sampah!” tulis @noor_kiddiw.

“Oh ini settingan, enggak ada akhlak,” tulis @nindtaaa_.

“Blokir aja Instagram dan YouTubenya. Nyari engagement caranya tol*l banget. Enggak mutu,” timpal netizen lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Optimalisasi Bendungan dan Irigasi Perkuat Ketahanan Indonesia di Tengah Kemarau

Oleh: Alfariz Ghani )*Musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang pada 2026 menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan yang matang. Ancaman penurunan ketersediaan air, gangguan produksi pangan, hinggameningkatnya risiko kekeringan di berbagai daerah menuntut langkahantisipatif yang terukur. Dalam situasi musim kemarau seperti ini, pemerintah menunjukkankeseriusannya dengan menempatkan optimalisasi bendungan dan jaringan irigasi sebagai fondasi utama menjaga ketahanan nasional.Langkah yang dilakukan pemerintah menjadi sangat penting mengingathasil kajian Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau tahun 2026 bertepatan dengan fenomena El Nino yang berpotensi membuat kondisi lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis Indonesia. Pemerintah tidak menunggu dampak kemarau terjadi. Sejak awal, berbagai strategi telah disiapkan untuk memastikan pasokan air tetaptersedia dan sektor pertanian tetap produktif. Kementerian PekerjaanUmum menegaskan bahwa musim kemarau yang datang lebih awal dan berlangsung lebih lama perlu diantisipasi melalui langkah yang terencana, terukur, dan terintegrasi.Dalam menghadapi kondisi tersebut, bendungan memiliki peran yang sangat strategis. Keberadaan bendungan tidak hanya berfungsi sebagaipenampung air saat musim hujan, tetapi juga menjadi sumber pasokanutama ketika curah hujan menurun. Melalui pengelolaan yang tepat, air yang tersimpan dapat dimanfaatkanuntuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mendukung sektor pertanian, hingga menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.Pemerintah memahami bahwa keberhasilan bendungan tidak hanyaditentukan oleh kapasitas tampungannya. Yang tidak kalah penting adalahbagaimana air yang tersedia dapat didistribusikan secara efektif melaluijaringan irigasi yang andal. Karena itu, penguatan sistem irigasi menjadibagian penting dari strategi nasional menghadapi kemarau.Pelaksana Harian Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU, Adenan Rasyid, menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkansejumlah langkah prioritas dalam menghadapi kemarau panjang. Salah satunya adalah optimalisasi operasi tampungan air melalui pengaturanalokasi yang berbasis data dan kebutuhan prioritas. Pendekatan inimemungkinkan setiap tetes...
- Advertisement -

Baca berita yang ini