Sam Smith Akui Dirinya Terkena Virus Covid 19

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Tak banyak orang yang mau mengakui dirinya terkena virus covid 19. Salah satu yang berani mengakui itu adalah penyanyi Sam Smith. Dalam wawancara dengan Zane Lowe dari Apple Music, penyanyi ini yakin dirinya terkena virus ini meski belum menjalani tes.

Pengakuan Sam Smith ini cukup mengejutkan. Smith merasa terinfeksi virus corona saat berada di Inggris. Saat ia sadar dengan ciri-cirinya, Smith langsung mengisolasi dirinya sendiri. ”Saya tidak dites tapi 100 persen saya merasakan terkena virus ini. Saya banyak membaca cici-ciri penyakit ini dan gejala yang saya rasakan merujuk kesana. Jadi ya, saya pikir saya positif,” kata Smith.

Segera setelah ia sakit, Smith melihat saudara perempuannya juga mulai menunjukkan gejala yang sama. Oleh karena itu, mereka mengisolasi diri selama tiga minggu demi melindungi orang-orang terdekat dan terkasih. ”Karena semua orang benar-benar dikarantina, itulah saat aku mengatasinya,” katanya.

Saat karantina, Smith berhenti minum alkohol, mengonsumsi vitamin dan berolahraga di rumah. Tak hanya itu, sepanjang dikarantina, setiap hari ia bernyanyi dan bernyanyi. ”Dua minggu pertama, saya hanya ingin bernyanyi. Saya hanya ingin berjalan-jalan di rumah dan bernyanyi,” katanya.

Baru-baru ini, diberitakan Billboard, Smith merilis kolaborasi terbaru dengan Demi Lovato menyanyikan lagu I’m Ready. Dia juga terlibat dalam konser One World: Together at Home melakukan duet bersama John Legend menyanyikan lagu Stand By Me milik John Lennon.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini