5 Pesan Besar dari Nurcholis Madjid, untuk Para Intelektual Bangsa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebagai ‘Guru Bangsa’, Nurcholis Madjid atau Cak Nur telah menelurkan berbagai pemikiran-pemikiran besarnya untuk Indonesia. Pemikiran itu telah menjadi inspirasi besar untuk para kaum intelektual dari zaman ke zaman.

Cendekiawan Muslim tersohor itu lahir di Jombang, 17 Maret 1939 dan meninggal dunia di Jakarta, 29 Agustus 2005. Ide-idenya tentang pluralisme dan berbagai gagasan besar lainnya telah banyak menginspirasi tokoh-tokoh besar lainnya di Tanah Air.

Setidaknya, untuk kalian yang mengaku sebagai kaum intelektual, resapi 5 nasihat dari Cak Nur ini agar semangatnya meresapi setiap perjuangan memajukan bangsa.

1. “Hidup ini harus dijalani dengan sungguh sungguh, agar tidak lewat begitu saja kepada kita dengan sia-sia.”

2. “Masing masing kita, setiap pribadi, harus menjalankan hidup ini dengan penuh tanggung-jawab, tanpa menunggu orang lain.”

3. “Suatu sikap hidup yang bertanggung-jawab, yang dijiwai oleh ikatan batin untuk berbuat sebaik-baiknya, tentu akan berdimensi sosial.”

4. “Perbuatan seorang pribadi yang bertanggung-jawab akan berakibat semakin diperkuatnya tali hubungannya dengan sesama manusia.”

5. “Jika kita menghendaki kebahagiaan dunia akhirat, kita harus beriman dan berilmu sekaligus, yang keduanya mewarnai perbuatan kita.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Global Diperkuat, Pemerintah Kejar Swasembada Energi

Oleh: Lestari Safiya )*Pemerintah memperkuat kolaborasi global sebagai strategi utama dalammempercepat terwujudnya swasembada energi nasional. Pemerintahmenempatkan kerja sama internasional sebagai instrumen penting untukmenghadapi ketidakpastian pasokan energi dunia sekaligus menjagastabilitas energi domestik.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mendorongpenguatan kolaborasi antarnegara dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business di Tokyo. Bahlil menilai bahwa kerjasama yang saling menguntungkan menjadi fondasi dalam menjagaketahanan energi kawasan Indo-Pasifik di tengah meningkatnya tekanangeopolitik.Forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business dimanfaatkan Indonesia untuk mempertegas peran strategis dalammenjaga keseimbangan pasokan energi global. Forum tersebut menjadiwadah konsolidasi antarnegara dalam merumuskan langkah kolektifmenghadapi tantangan energi yang semakin kompleks.Indonesia menunjukkan kontribusi nyata melalui ekspor energi dalamskala besar ke berbagai negara. Indonesia mengirimkan liquefied natural gas serta memasok batu bara dalam jumlah signifikan, sehingga turutmenopang stabilitas pasokan energi global.Pemerintah memanfaatkan posisi strategis tersebut untuk memperluaskemitraan internasional yang berorientasi pada kepentingan nasional. Pemerintah menilai kekuatan sebagai pemasok energi menjadi modal penting dalam memperkuat daya tawar diplomasi energi Indonesia.Pemerintah tetap menempatkan kepentingan domestik sebagai prioritasutama dalam setiap kerja sama internasional. Pemerintah menyiapkanlangkah antisipatif melalui optimalisasi sumber daya energi dalam negeriapabila kebutuhan nasional tidak dapat sepenuhnya dipenuhi melaluikerja sama global.Pemerintah mendorong pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis crude...
- Advertisement -

Baca berita yang ini